Rabu, 14 Oktober 2026
14:28 WIB
TERKINI
Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Cuaca Lampung Dihantui 289 Titik Panas, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Cuaca Lampung Dihantui 289 Titik Panas, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas

Sulfonasi aromatik

Bagikan:
Sulfonasi Benzena
Sulfonasi Benzena

Sulfonasi adalah suatu reaksi organik di mana suatu atom hidrogen pada hidrokarbon aromatik digantikan oleh suatu asam sulfonat (SO3H) dalam suatu substitusi elektrofilik aromatik.[1] Asam aril sulfonat digunakan sebagai bahan utama dari detergen.[2] Bahan ini juga digunakan sebagai bahan dasar dari pewarna dan obat-obatan.

Mekanisme reaksi

250px-Sulfur-trioxide-2D-dimensions.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sulfur trioksida adalah bahan aktif dalam banyak reaksi sulfonasi.

Mekanisme reaksi sulfonasi melibatkan pemanasan senyawa aromatik dengan asam sulfat:[3]

C6H6 + H2SO4 → C6H5SO3H + H2O

Sulfur trioksida atau derivat terprotonasinya merupakan elektrofil sebenarnya dalam substitusi elektrofilik aromatik.

Untuk menuju kesetimbangan, agen pendehidrasi seperti tionil klorida dapat ditambahkan.

C6H6 + H2SO4 + SOCl2 → C6H5SO3H + SO2 + 2 HCl

Asam klorosulfat dapat pula menjadi agen pendehidrasi yang efektif:

C6H6 + HSO3Cl → C6H5SO3H + HCl

Berbeda dengan nitrasi aromatik dan kebanyakan substitusi elektrofilik aromatik lainnya reaksi ini merupakan reaksi bolak-balik (reversibel). Sulfonasi berlangsung dalam kondisi asam pekat dan desulfonasi dilakukan dalam asam encer berair yang panas. Kedapatbalikan ini sangat berguna dalam melindungi sistem aromatik karena kedapatbalikan tersebut.

Mekanisme sulfonasi
Mekanisme sulfonasi

Metode khusus

Banyak metode telah dikembangkan untuk memasukkan gugus sulfonat selain dari arah sulfonasi.

Reaksi Piria

Reaksi Piria
Reaksi Piria

Salah satu reaksi nama yang klasik adalah reaksi Piria (R. Piria, 1851) yang mana nitrobenzena direaksikan dengan suatu logam bisulfit membentuk asam aminosulfonat sebagai hasil penggabungan reduksi gugus nitro dan sulfonasi.[4][5]

Proses sulfonasi pada ban

Dalam proses sulfonasi ban karet (1917),[6] uap benzena dituntun melalui suatu bejana yang mengandung 90% asam sulfat dan suhu yang meningkat dari 100 menjadi 180 °C. Air dan benzena terus dihilangkan dalam kondensor dan lapisan benzena diberikan sebagai umpan balik kepada bejana. Dengan cara ini diperoleh rendemen sebesar 80%.

500px-Amino_Sulfonic_Acid_Synthesis_V.1.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sintesis asam sulfanilat dari anilin dan asam sulfat.[7]

Aplikasi

250px-Allura_Red_AC_Structural_Formula_V1.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Allura Red AC, zat pewarna makanan, dibuat dengan proses multi-tahap yang mencakup dua sulfonasi.

Asam sulfonat aromatik adalah zat antara dalam penyiapan pewarna dan banyak obat-obatan. Sulfonasi dari anilin mengarah kepada sekelompok besar obat sulfa.

Sintesis sulfonamida

Sulfonasi dari polistirena digunakan untuk membuat natrium polistirena sulfonat, suatu resin pertukaran ion yang umum untuk pelunakan air.

  • Polistirena
    Polistirena
  • Polistirena sulfonat
    Polistirena sulfonat
  • Natrium polistirena sulfonat
    Natrium polistirena sulfonat

Reaksi aril sulfonat

Sebagai gugus fungsional, asam sulfonat aril menunjukkan dua reaksi yang berbeda:

  • Desulfonasi ketika dipanaskan dalam air mendekati 200 °C. Reaksi, suatu hidrolisis, adalah kebalikan dari sulfonasi tersebut. Suhu desulfonasi berkorelasi dengan kemudahan sulfonasi:
RC6H4SO3H + H2O → RC6H5 + H2SO4H

Reaktivitas ini dimanfaatkan dalam konversi regiospesifik dari 2-klorotoluena melalui klorinasi p-toluenasulfonat, diikuti oleh hidrolisis zat antara.

  • Ketika diperlakukan dengan basa kuat, turunan asam benzenasulfonat diubah menjadi fenol (melalui fenoksida).
C6H5SO3H + 2 NaOH → C6H5ONa + NaHSO4H

lihat pula

Referensi

  1. ↑ March, Jerry (1985). Advanced Organic Chemistry, Reactions, Mechanisms and Structure (dalam bahasa Inggris) (Edisi 3). John Wiley & Sons. ISBN 0-471-85472-7.{{cite book}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |coauthors=.
  2. ↑ Cahyana, A. S., dan Sulistiyowati, W (2020). Wahyuni, Hana Catur (ed.). Proses Kimia dalam Industri Manufaktur 2. Sidoarjo: UMSIDA Press. hlm. 32. ISBN 978-623-6833-73-5.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ↑ Otto Lindner, Lars Rodefeld "Benzenesulfonic Acids and Their Derivatives" in Ullmann's Encyclopedia of Industrial Chemistry 2005, Wiley-VCH, Weinheim. doi:10.1002/14356007.a03_507
  4. ↑ Piria, Raffaele (1851). "Über einige Produkte der Einwirkung des schwefligsäuren Ammoniaks auf Nitronaphtalin". Annalen der Chemie und Pharmacie. 78: 31–68. doi:10.1002/jlac.18510780103. ISSN 0075-4617.
  5. ↑ THE PIRIA REACTION. I. THE OVER-ALL REACTION W. H. Hunter, Murray M. Sprung J. Am. Chem. Soc., 1931, 53 (4), pp 1432–1443 doi:10.1021/ja01355a037.
  6. ↑ U.S. Patent 1,210,725
  7. ↑ Siegfried Hauptmann: Organische Chemie, 2nd Edition, VEB Deutscher Verlag für Grundstoffindustrie, Leipzig, 1985, p. 511, ISBN 3-342-00280-8.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan