Rabu, 28 Oktober 2026
20:07 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Suku Raetia

Suku Raetia

kelompok etnik historis

Bagikan:
250px-Roman_Empire_125.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kekaisaran Romawi pada masa Hadrianus (bertakhta 117 – 138 M), menunjukkan, di hulu sungai Donau, provinsi kekaisaran Raetia, meliputi wilayah yang sekarang Swiss, Tirol dan Jerman di selatan Donau.

Raeti /ˈriːtaɪ/ (varian ejaan: Rhaeti, Rheti atau Rhaetii; Bahasa Yunani Kuno: Ῥαιτοί, transkripsi Rhaitoí) adalah konfederasi suku Alpen, yang bahasa dan budayanya diduga berhubungan dengan bangsa Etruria. Dari sekitar 500 SM, mereka mendiami bagian tengah Swiss saat ini, Tirol di Austria, wilayah Alpin di Italia timur dan Jerman di selatan sungai Donau.

Etimologi nama Raeti tidak pasti. Provinsi Romawi Raetia dinamai menurut nama suku ini.

Lihat pula

Catatan

Referensi

Kuno

Modern

  • A. Baruffi, Spirit of Rhaetia: The Call of the Holy Mountains (LiteraryJoint, Philadelphia, PA, 2020), ISBN978-1-716-30027-1
  • Alfoldy, Geza (1974): Noricum
  • Cambridge Ancient History (1996): Vol X, The Augustan Empire
  • 1911 Encyclopædia Britannica (online)
  • Cornell, T. J. (1995): The Beginnings of Rome
  • Faliyeyev, Alexander (2007): Dictionary of Continental Celtic Placenames (online)
  • Holder, Paul (1980): Studies in the Auxilia of the Roman Army
  • Lejeune, M. (1988). Recueil des inscriptions gauloises: II.1 Textes gallo-étrusques. Textes gallo-latins sur pierre. Paris: CNRS.
  • Ó Hógain, Dáithi (2006) The Celts
  • Marchesini, Simona and Roncador, Rosa (2015): Monumanta Linguae Raeticae (https://www.researchgate.net/publication/317717346_Monumenta_Linguae_Raeticae)
  • Zavaroni, Adolfo (2001): Le Iscrizioni Retiche ("Raetic Inscriptions") (online)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan