Minggu, 25 Oktober 2026
08:04 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung

Suhatman Imam

Bagikan:
Suhatman Imam
Informasi pribadi
Nama lengkap Suhatman Imam
Tanggal lahir 26 Februari 1956 (umur 70)
Tempat lahir Padang, Sumatera Barat, Indonesia
Informasi klub
Klub saat ini Semen Padang (pelatih)
Tim nasional
1975-1977 Indonesia
Kepelatihan
Tahun Tim
1981 PON Sumbar
1985 PSP Padang
1992 Semen Padang
1992-1993 Indonesia (asisten)
2010-2011 Semen Padang (direktur teknik)
2011- Semen Padang

Suhatman Imam (lahir 26 Februari 1956[1]) adalah seorang pelatih dan mantan pemain sepak bola Indonesia.

Karier

Bermain

Suhatman Imam dikenal sebagai salah satu pemain terbaik Indonesia pada era akhir 70an. Ia memulai karier sepak bolanya di PSP Padang sebelum direkrut oleh PSSI untuk memperkuat Tim Nasional Indonesia Senior dalam pertandingan Pra-Olimpiade di Jakarta pada tahun 1975. Pada kejuaraan Asia tahun 1977 di Bangkok ia bahkan dipercaya menyandang ban kapten.

Seperti pemain lainnya, ia-pun tak luput dari cedera, bahkan cedera yang dideritanya pada tahun 1978 itu sangat parah sehingga mengakhiri kariernya sebagai pemain sepak bola.

Kepelatihan

Karena kepiawaiannya dalam sepak bola, ia pun didaulat oleh KONI Sumatera Barat untuk menjadi pelatih tim daerah itu dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 1981. Dalam ajang PON itu ia dianggap sukses melatih tim sepak bola Sumbar, sehingga ia mengalami kemudahan untuk masuk dan bekerja di Bank Dagang Negara (BDN) di Padang.

Pada tahun 1985, Suhatman kembali diminta melatih. Kali ini P.S. Semen Padang menginginkan sentuhan tangan dinginnya untuk memoles klub itu dalam menghadapi kompetisi di liga Indonesia saat itu yaitu Galatama. Pada 1992 ia membawa Semen Padang menjuarai Piala Indonesia dengan menekuk Arema Malang. Karier kepelatihan Suhatman tidak berhenti sampai disitu, ia-pun kemudian di angkat menjadi asisten pelatih PSSI senior, Ivan Toplak yang berasal dari Serbia. Bahkan diawal tahun 90an ia dipercaya melatih tim Primavera yang dibina dalam kompetisi pemain muda di Italia dan hasilnya banyak melahirkan pemain berkualitas, seperti Kurniawan Dwi Yulianto, Kurnia Sandy, Yeyen Tumena, Sugiantoro dan lain-lain.

Pada tahun 2010 klub Semen Padang pun memintanya kembali berperan, kali ini untuk menjadi penasihat teknik bagi pelatih Nil Maizar yang juga adalah mantan muridnya. Selanjutnya iapun diangkat menjadi direktur teknik. Setelah Nil Maizar direkrut PSSI menjadi pelatih timnas senior, Suhatman-pun menggantikannya menjadi pelatih kepala. Pada periode ini ia berhasil membawa Semen Padang menjadi juara LPI dan masuk final ke Piala Indonesia 2011/2012.

Pranala luar

Rujukan

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan