Rabu, 21 Oktober 2026
11:35 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Steve Kerr

Steve Kerr

pemain bola basket di Lebanon

Bagikan:
Steve Kerr
250px-Steve_Kerr_%2816453076458%29_cropped.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kerr sebagai pelatih kepala Warriors pada Februari 2015
Golden State Warriors
PosisiHead Coach
LigaNBA
Informasi pribadi
Lahir27 September 1965 (umur 61)
Beirut, Lebanon
KebangsaanAmerika Serikat
Tinggi6 ft 3 in (1,91 m)
Berat175 pon (79 kg)
Informasi karier
Sekolah menengah atasPalisades Charter
(Los Angeles, California)
Perguruan tinggiArizona (1983–1988)
Draf NBA1988 / Babak: 2 / Urutan pemilihan: ke-50 secara keseluruhan
Dipilih oleh Phoenix Suns
Karier bermain1988–2003
PosisiPoint guard / Shooting guard
Nomor4, 5, 2, 25
Karier kepelatihan2014–sekarang
Riwayat karier
Sebagai pemain:
1988–1989Phoenix Suns
1989–1992Cleveland Cavaliers
1992–1993Orlando Magic
1993–1999Chicago Bulls
1999–2001San Antonio Spurs
2001–2002Portland Trail Blazers
2002–2003San Antonio Spurs
Sebagai pelatih:
2014–presentGolden State Warriors
Prestasi dan pencapaian karier
As player
As coach
Statistik karier
Points5,437 (6.0 ppg)
Rebounds1,060 (1.2 rpg)
Assists1,658 (1.8 apg)
Statistik pemain di Basketball-Reference.com
Medali

Stephen Douglas Kerr (lahir 27 September 1965 di Beirut, Lebanon) adalah seorang mantan pemain bola basket profesional Amerika Serikat. Ia adalah pemain dengan tembakan tiga-angka yang paling akurat dalam sejarah NBA (National Basketball Association) dan menjadi anggota dari lima tim bola basket yang memenangi kompetisi NBA.

Pada tanggal 2 Juni 2007, Phoenix Suns, salah satu tim NBA, mengangkat Steve Kerr sebagai President of Basketball Operations dan General Manager organisasi tersebut. Sebagai partner pertama dari Robert Sarver (Managing Partner Phoenix Suns saat ini) dalam pembelian tim tersebut pada tahun 2004 dan yang membantu memfasilitasi kesempatan Sarver untuk membeli tim itu, Steve Kerr menjadi penasihat kepercayaan Sarver dalam mengambil keputusan mengenai bisnis bola basket selama tiga tahun terakhir.

Masa Muda

Sebagai putra dari Malcolm Kerr, seorang akademisi ahli perihal Timur Tengah, Steve menghabiskan sebagian besar masa kanak-kanaknya di Lebanon dan beberapa negara Arab lain, seperti Mesir di mana ia menuntut ilmu di Cairo American College. Ia meneruskan pendidikannya di SMU Palisades (sekarang bernama Palisades Charter High School) di Pacific Palisades, California. Pada tanggal 18 Januari 1984, Steve melihat hidupnya berubah drastis ketika ayahnya yang saat itu sedang menjabat sebagai Presiden American University di Beirut dibunuh oleh tersangka nasinalis militan di Lebanon.

Karier Bola Basket

Steve Kerr bermain untuk tim bola basket Universitas Arizona dari tahun 1983 hingga tahun 1988. Di musim panas tahun 1986, Steve ditunjuk untuk menjadi anggota tim bola basket Amerika Serikat yang bertanding di FIBA World Championship (dijuluki sebagai Kejuaraan Dunia Bolabasket) di Spanyol. Tim ini menjadi tim bola basket putra Amerika Serikat terakhir yang semua anggotanya adalah para pemain non-profesional (pemain liga mahasiswa) yang mampu merebut medali emas. Lutut Steve Kerr terluka dalam turnamen itu sehingga memaksanya untuk tidak bisa bermain membela tim universitasnya selama musim 1986-1987. Ketika ia telah sehat kembali untuk bermain, Steve berperan untuk membawa timnya, Arizona Wildcats, untuk mencapai posisi empat besar (Final Four) dalam turnamen NCAA Divisi I bola basket putra tahun 1988 bersama dengan teman satu tim-nya di NBA kelak, Sean Elliott.

Steve dipilih oleh Phoenix Suns pada putaran kedua NBA Draft tahun 1988, tapi kemudian ditukarkan ke tim Cleveland Cavaliers untuk pemain lain pada tahun 1989. Ia bermain selama tiga musim untuk tim Cavaliers (1989-1992) dan menjadi pemain Orlando Magic pada sebagian musim tahun 1992-1993. Pada tahun 1993 ia bergabung dengan Chicago Bulls. Selama musim 1993-1994 dan 1994-1995, tim tangguh Bulls terus bisa menembus babak playoff. Tanpa kehadiran Michael Jordan di kedua musim tersebut, Chicago Bulls tidak bisa meraih tiket ke final. Namun, dengan kembalinya Michael Jordan di musim 1995-1996, Chicago Bulls mencetak rekor 72-10 (72 menang, 10 kalah) dan mengalahkan Seattle Supersonics untuk meraih kembali gelar Juara NBA. Musim tersebut memberikan anugerah bagi Steve Kerr untuk menjadi anggota tim NBA yang mencetak kemenangan terbanyak di satu musim dalam sejarah.

Steve Kerr mengumumkan dirinya pensiun dari bola basket profesional setelah turnamen NBA Finals tahun 2003. Ia bermain di 910 pertandingan yang berlangsung dalam musim biasa (bukan NBA Playoffs maupun NBA Finals), tetapi ia hanya menjadi pemain starter di 30 pertandingan saja, 20 diantaranya terjadi di musim kompetisi NBA tahun 1991-1992. Karier bola basketnya menghasilkan angka-angka berikut: 5.437 poin (rata-rata 6 poin per pertandingan), 1.060 rebound (rata-rata 1,2 rebound per pertandingan), dan 1.658 assist (rata-rata 1,8 assist per pertandingan). Ia juga pensiun sebagai pemain NBA dengan persentasi tembakan tiga angka terbaik untuk satu musim (52,4% tembakan tiga angka masuk di musim 1994-1995) dan selama karier (45,4%).

Catatan kaki

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Steve Kerr.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan