Selasa, 29 September 2026
11:55 WIB
TERKINI
Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan
Status Imperii

Status Imperii

Bagikan:
330px-HRR_1400.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta Kekaisaran Romawi Suci pada tahun 1400

Status Imperii (bahasa Jerman:Reichsstand, jamak: Reichsstände) adalah wilayah Kekaisaran Romawi Suci yang memiliki perwakilan dan hak untuk bersuara di Dewan Kekaisaran (Reichstag). Penguasa wilayah tersebut juga memiliki status Reichsfreiheit, atau dalam kata lain mereka hanya tunduk kepada Kaisar Romawi Suci. Maka dari itu, mereka dapat memerintah wilayah mereka dengan otonomi yang cukup besar.

Sistem status imperii menggantikan sistem yang membagi Jerman menjadi beberapa kadipaten suku pada abad pertengahan awal. Sistem kadipaten suku dipertahankan sebagai sistem pembagian Jerman pada masa Dinasti Sali, tetapi sistem ini menjadi sistem yang ketinggalan zaman pada masa Wangsa Hohenstaufen dan pada akhirnya dihapuskan oleh Friedrich Barbarossa pada tahun 1180. Semenjak tahun 1489, status imperii di Dewan Kekaisaran dibagi menjadi tiga, yaitu dewan pangeran-elektor (Kurfürstenkollegium/den Kurfürstenrat), dewan pangeran kekaisaran (Reichsfürstenrat) dan dewan kota kekaisaran. Graf dan bangsawan tidak diwakilkan langsung di Dewan Kekaisaran walaupun mereka memiliki status Reichsfreiheit, tetapi dikelompokkan ke dalam "kursi-kursi" (Grafenbänke) dan masing-masing memiliki satu suara. Sementara itu, ksatria kekaisaran memiliki status Reichsfreiheit tetapi sama sekali tidak terwakilkan di Dewan Kekaisaran.

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan