Senin, 28 September 2026
09:55 WIB
TERKINI
Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal

Stamp Act Congress

Stamp Act Congress adalah sebuah pertemuan tanggal 19 Oktober 1765 di New York City antara para perwakilan Tiga Belas Koloni. Mereka mendisukusikan dan menerapkan Stamp Act yang baru disahkan oleh Parlemen Britania Raya yang berkuasa di seberang lautan, yang tidak mengikutsertakan perwakilan apapun dari koloni tersebut. Pertemuan ini dilakukan di bangunan yang kemudian bernama Federal Hall. Kongres ini terdiri dari 9 dari 13 perwakilan koloni.

Koloni yang tidak mengirim perwakilannya adalah Georgia, North Carolina, Virginia, dan New Hampshire. Para perwakilan dari New York adalah perwakilan county-county tertentu di dalam koloni tersebut, bukan koloni itu sendiri.

Pada Juni 1765, sebuah surat dari Majelis Massachusetts dikirim ke dewan perwakkilan seluruh koloni untuk "bersama membicarakan masalah-masalah koloni saat ini". Seluruh perwakilan telah menjabat di badan legislatif masing-masing koloni dan mereka pura-pura setia kepada George III dari Britania Raya, raja berkuasa pada masa itu.

Ketika kabar kongres tertunda mencapai London, Menteri Perdagangan sangat terkejut sampai-sampai ia perlu menulis surat kepada Raja. Menteri Perdagangan melaporkan kepada raja bahwa "ini adalah maslaah terpenting bagi Kerajaan dan badan legislatif Britania Raya... dan harap dipertimbangkan oleh Parlemen." Tetapi, ketika Parlemen diberitahu tentang keberadaannya, Stamp Act Congress sedang dilaksanakan.

Lihat pula

Bahan pustaka

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan