Senin, 28 September 2026
20:27 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto

Stadium kanker

proses menentukan sejauh mana kanker telah berkembang dengan cara menyebar

Stadium kanker
Diagnostik

Stadium kanker adalah proses penentuan sejauh mana kanker telah tumbuh dan menyebar. Penentuan stadium biasanya menggunakan angka I hingga IV, dengan stadium I menunjukkan kanker yang masih terlokalisasi, sedangkan stadium IV menunjukkan kanker yang telah bermetastasis dan menyebar dari lokasi asalnya.

Penetapan stadium umumnya mempertimbangkan ukuran tumor, apakah telah menyerang organ di sekitarnya, jumlah kelenjar getah bening regional (di sekitar area tumor) yang terlibat, serta apakah kanker telah muncul di lokasi yang lebih jauh (metastasis).

Pengelompokan stadium secara keseluruhan

Cancer Stages

Pengelompokan stadium secara keseluruhan juga dikenal sebagai Roman Numeral Staging. Sistem ini menggunakan angka Romawi I, II, III, dan IV (ditambah 0) untuk menggambarkan perkembangan kanker.

  • Stadium 0: carcinoma in situ, yaitu sel abnormal yang tumbuh di tempat asalnya (istilah Latin in situ berarti “di tempatnya”).
  • Stadium I: kanker masih terlokalisasi pada satu bagian tubuh. Jika ukurannya cukup kecil, kanker stadium I dapat diangkat melalui pembedahan.
  • Stadium II: kanker sudah berkembang secara lokal. Stadium II dapat ditangani dengan kemoterapi, radioterapi, atau pembedahan.
  • Stadium III: kanker juga berkembang secara lokal. Penentuan apakah suatu kanker masuk stadium II atau III bergantung pada jenis kanker tertentu. Misalnya, pada limfoma Hodgkin, stadium II menunjukkan keterlibatan kelenjar getah bening di satu sisi diafragma, sedangkan stadium III menunjukkan keterlibatan di atas dan di bawah diafragma. Dengan demikian, kriteria stadium II dan III berbeda sesuai diagnosis. Stadium III dapat ditangani dengan kemoterapi, radioterapi, atau pembedahan.
  • Stadium IV: kanker biasanya telah bermetastasis, yakni menyebar ke organ lain atau ke seluruh tubuh. Stadium IV dapat ditangani dengan kemoterapi, radioterapi, atau pembedahan. Namun, meskipun mendapat terapi, tingkat mortalitas pasien pada stadium IV jauh lebih tinggi, dan kanker dapat berkembang menjadi terminal.

Dalam sistem TNM, kanker juga dapat digolongkan sebagai rekuren, yaitu muncul kembali setelah remisi atau setelah semua tumor yang terlihat telah diangkat. Kekambuhan dapat bersifat lokal (muncul di lokasi yang sama dengan kanker asal) atau jauh (muncul di bagian tubuh lain).

Referensi

Ikon rintisan

Artikel bertopik penyakit ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan