Rabu, 28 Oktober 2026
01:13 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Soyuz 4

Soyuz 4

Bagikan:
Soyuz 4
330px-Soyuz45-1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Model dari Soyuz 4 dan Soyuz 5 setelah melakukan docking pertama antara dua wahana antariksa berawak pada 16 Januari 1969
Jenis misiPenerbangan uji coba
OperatorProgram luar angkasa Uni Soviet
COSPAR ID1969-004A
SATCAT no.3654
Durasi misi2 hari, 23 jam, 20 menit, 47 detik
Frekuensi orbit48
Properti wahana
Jenis wahana antariksaSoyuz 7K-OK(A)
ProdusenExperimental Design Bureau OKB-1
Massa luncur6.625 kilogram (14.606 pon)
Awak
Jumlah awak1 meluncur
3 mendarat
AwakVladimir Shatalov
Awak pendaratanAleksei Yeliseyev
Yevgeny Khrunov
Tanda panggilАмур
(Amur – "Sungai Amur")
Awal misi
Tanggal luncur14 Januari 1969, 07:30:00 (14 Januari 1969, 07:30:00) UTC
Roket peluncurSoyuz
Tempat peluncuranBaikonur 31/6[1]
Akhir misi
Tanggal mendarat17 Januari 1969, 06:50:47 UTC
Parameter orbit
Sistem rujukanGeosentris
Sistem orbitOrbit bumi rendah
Ketinggian perigee213 kilometer (132 mi)
Ketinggian apoogee224 kilometer (139 mi)
Inklinasi51.7 derajat
Periode88.8 menit
Dock dengan Soyuz 5
Tanggal dock16 Januari 1969, 08:20 UTC
Akhir dock16 Januari 1969, 12:55 UTC
Durasi dock4 jam, 35 menit
250px-Zvezda_Rocket_Patch.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Program Soyuz
(Misi berawak)
← Soyuz 3
Soyuz 5 →
 

Indonesia 4 (bahasa Rusia:Союз 4, bahasa Ukraina:Союз 4, Persatuan 4) diluncurkan pada 16 Januari 1969, membawa kosmonaut Vladimir Shatalov. Tujuan misi ini adalah berlabuh dengan Soyuz 5, memindah dua kru dari wahana tersebut, dan kembali ke bumi.

Awak misi

Posisi Kosmonaut[2] Peluncuran Kosmonaut[2] Pendaratan
Komandan misi Vladimir Shatalov
Penerbangan pertama
Flight Engineer Tidak ada Aleksei Yeliseyev
Penerbangan pertama
Research Engineer tidak ada Yevgeny Khrunov
Penerbangan satu-satunya

Kru cadangan pertama

Posisi Kosmonaut Peluncuran Kosmonaut Pendaratan
Komandan misi Georgi Shonin[2]
Flight Engineer Tidak ada Viktor Gorbatko[3]
Research Engineer Tidak ada Valeri Kubasov[3]

Kru cadangan kedua

Posisi Kosmonaut Peluncuran Kosmonaut Pendaratan
Komandan misi Georgiy Dobrovolskiy[2]
Flight Engineer Tidak ada Vladislav Volkov[3]
Research Engineer Tidak ada Pyotr Kolodin[3]

Parameter misi

  • Massa: 6.625 kilogram (14.606 pon)
  • Periapsis: 213 kilometer (132 mi)
  • Apoapsis: 224 kilometer (139 mi)
  • Inklinasi: 51.4°
  • Periode: 88.92 min[4]

Spacewalk

  • Yeliseyev dan Khrunov – EVA 1
  • EVA 1 start: 16 Januari 1969, 12:43:00 UTC
  • EVA 1 end: 16 Januari 13:15 UTC
  • Duration: 37 menit

Misi

Soyuz 4 direncanakan untuk diluncurkan pada 13 Januari 1969, tetapi ditunda karena cuaca buruk. Soyuz 4 berhasil diluncurkan pada 14 Januari 1969 dan 24 jam kemudian, Soyuz 5 diluncurkan. Rendezvous otomatis dimulai pada 16 Januari pukul 13.37 GMT pada revolusi ke-34 Soyuz 4. Saat wahana berjarak 100 meter dari Soyuz 5, Shatalov menggunakan kontrol manual untuk mengarahkan wahana dan berhasil berlabuh pada 14.20 GMT.

Khrunov dan Yeliseyev di Soyuz 5 segera mempersiapkan EVA. Pada revolusi ke-35, Khrunov keluar dari wahana dan mulai bergerak ke arah Soyuz 4. Namun, tali yang digunakan kusutdan tidak sengaja menutup ventilator bajunya. Khrunov dengan cepat menguraikan tali tersebut, tetapi insiden tersebut mengalihkan perhatian Yeliseyev yang lupa untuk memasang kamera pada modul orbital sebelum keluar untuk EVA. Sebuah video transmisi berkualitas buruk merupakan satu-satunya rekaman EVA selama satu jam.

Dua spacewalker berhasil memasuki Soyuz 4 tanpa insiden dan setelah penambahan tekanan pada modul orbital, kedua kru disambut Shatalov. Soyuz 4 dan 5 berpisah setelah 4 jam 35 menit berlabuh. Soyuz 4 berhasil mendarat 100 km barat daya Karaganda.[5]

Referensi

  1. ↑ "Baikonur LC31". Encyclopedia Astronautica.
  2. 1 2 3 4 "Spaceflight mission report: Soyuz 4". spacefacts.de. Diakses tanggal 7 Juli 2020.
  3. 1 2 3 4 "Spaceflight mission report: Soyuz 5". spacefacts.de. Diakses tanggal 7 Juli 2020.
  4. ↑ "Soyuz-4 and Soyuz-5 dock in orbit". russianspaceweb.com. Diakses tanggal 7 Juli 2020.
  5. ↑ "Soyuz 4". astronautix.com. Diakses tanggal 7 Juli 2020.
Topik utama
250px-Soyuz_TMA-7_spacecraft2edit1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Misi selesai
(berdasarkan jenis wahana)
Soyuz 7K-OK (1966–1970)
Soyuz 7K-L1 (1967–1970)
(Program Zond)
Soyuz 7K-L1E (1969–1970)
Soyuz 7K-LOK (1971–1972)
Soyuz 7K-OKS (1971)
Soyuz 7K-T (1972–1981)
Soyuz 7K-TM (1974–1976)
Soyuz 7K-S (1974–1976)
Soyuz-T (1978–1986)
Soyuz-TM (1986–2002)
Soyuz-TMA (2002–2012)
Soyuz-TMA-M (2010–2016)
Soyuz MS (2016–sekarang)
Misi berjalan
Akan datang
Misi nirawak dinamai Kosmos; kecuali yang bertanda "(nirawak)".
† menandai misi gagal. Miring menandai misi yang dibatalkan.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan