Senin, 26 Oktober 2026
22:06 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Solothurner Madonna

Solothurner Madonna

Bagikan:
Solothurner Madonna
500px-Solothurn_Madonna%2C_by_Hans_Holbein_the_Younger.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
SenimanHans Holbein yang Muda
Tahun1522
Ukuran143,5 cm× 104,9 cm(56,5 in× 41,3 in)
LokasiKunstmuseum Solothurn

Solothurner Madonna adalah sebuah lukisan yang dibuat oleh Hans Holbein yang Muda di Basel pada tahun 1522. Lukisan ini menggambarkan Bunda Maria dan Bayi Yesus di atas singgasana dan dikelilingi oleh Santo Martinus dari Tours (digambarkan sebagai seorang uskup yang memberikan sumbangan kepada pengemis) dan Santo Ursus dari Solothurn (digambarkan sebagai prajurit berbaju baja).

Tidak diketahui secara pasti gereja mana yang menugaskan pembuatan lukisan ini, tetapi lukisan ini ditemukan pada 1864 dalam kondisi yang buruk di Allerheiligenkapelle di Distrik Grenchen, Solothurn, Swiss. Lukisan ini dimiliki oleh kota Solothurn sejak tahun 1879 dan dinamai dari kota tersebut sejak akhir abad ke-19. Kini lukisan ini disimpan di Museum Seni Solothurn. Lukisan ini adalah lukisan Madonna terbesar kedua yang dilukis oleh Hans Holbein yang Muda setelah lukisan Darmstadt Madonna.

Daftar pustaka

  • Jacob Amiet: Hans Holbein's Madonna von Solothurn Und der Stifter Nicolaus Conrad, Solothurn, 1879. Reprint: Bibliolife, LaVergne, 2011.
  • Oskar Bätschmann, Pascal Griener: Hans Holbein d.J. – Die Solothurner Madonna. Eine Sacra Conversazione im Norden, Basel, 1998. ISBN3-7965-1050-7
  • Jochen Sander: Hans Holbein d. J. und die niederländische Kunst, am Beispiel der "Solothurner Madonna" in: Zeitschrift für Schweizerische Archäologie und Kunstgeschichte 55 (1998), hlm. 123–130.

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik seni ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan