Rabu, 23 September 2026
22:13 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Soft Tenis

Soft Tenis

Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia.
Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus.
250px-Soft_tennis_pictogram.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
logo soft tenis
Ikon rintisan

Artikel bertopik tenis ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Soft Tenis adalah olahraga permainan bola kecil yang mirip dengan tenis lapangan yang pertama kali dikembangkan di Jepang pada tahun 1885. Lapangan yang digunakan sama dengan lapangan tenis biasa, sedangkan raketnya biasanya berukuran lebih kecil dan bobot yang lebih ringan. Yang paling menonjol perbedaannya adalah penggunaan bola karet yang lentur dan lebih ringan dibanding bola tenis biasa yang keras dan memiliki kecepatan yang sangat tinggi apabila dipukul. Dengan bola yang lebih ringan dan lentur pantulan bola tidak akan jauh dari garis lapangan permainan sehingga secara fisik tidak menguras tenaga yang lebih banyak jika dibandingkan dengan tenis biasa. Keunggulan inilah yang mengakibatkan soft tenis sangat cocok untuk olahraga permainan bagi anak-anak hingga orang tua.

Perbedaan dengan tenis biasa

  • Bola yang digunakan lebih ringan
  • Raket yang digunakan berukuran lebih kecil dan ringan

Keuntungan soft tenis

  • Bola yang ringan membuat pantulan tidak sejauh tenis biasa, sehingga permainan ini tidak menguras tenaga dibanding tenis biasa.
  • Raket lebih ringan sehingga bisa dimainkan dengan lebih mudah bagi anak-anak dan orang tua.
  • Tidak memerlukan lapangan khusus karena menggunakan lapangan tenis biasa.

Aturan teknis

Lapangan bermain

250px-Tennis_court_metric.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ukuran lapangan soft tenis

Lihat pula

Pranala luar


Wikimedia Commons memiliki media mengenai Soft tennis.
Lihat entri soft tennis di kamus bebas Wikikamus.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan