Minggu, 27 September 2026
03:39 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Sudetan

Sudetan

250px-Pelangwot_Floodway_Lamongan.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pintu Air sudetan Pelangwot di Lamongan

Sudetan atau Sodetan adalah metode rekayasa sungai berupa saluran air atau sungai buatan untuk mencegah terjadinya banjir. Sudetan merupakan gabungan dari beberapa teknik yang bertujuan untuk memperlancar aliran air. Pertama adalah dengan memperbaiki aliran sungai yang secara alami berbentuk kelokan (meander) menjadi lebih lurus sehingga mempercepat aliran dan menghindari luapan air. Kemudian yang kedua adalah membagi aliran sungai yang debitnya besar. Ketika sungai tidak mampu lagi untuk menampung air, maka sebagian kecilnya akan dialirkan ke sudetan dan mengalir ke tempat lain. Metode sudetan sudah banyak diaplikasikan di Indonesia untuk mencegah terjadinya banjir.[1][2]

Beberapa contoh sudetan yang ada di Indonesia adalah sebagai berikut:

Referensi

  1. ↑ Fuad Halim (2011). "APLIKASI METODE KONSEP REGIME PADA PERENCANAAN SUDETAN DI SUNGAI SARIO". Jurnal Ilmiah MEDIA ENGINEERING. 1 (1). Universitas Sam Ratulangi.
  2. 1 2 Fatoni (2026-01-18). "Sudetan Pelangwot: Dari Proyek Banjir ke Wisata Kuliner Rakyat". TAGAR.co.
  3. ↑ Mus Purmadani (2025-02-17). "Menelusuri Sejarah Pembangunan Saluran Air di Surabaya, Pembangunan Pintu Air hingga Penjernihan Air". RADAR SURABAYA.
  4. ↑ "Sudetan Kali Ciliwung Ke Kanal Banjir Timur Dioperasikan Tahun 2017". Direktorat Jenderal Sumber Daya Air - Kementerian Pekerjaan Umum. 2015-10-12.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan