Kamis, 29 Oktober 2026
11:39 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Ski air

Ski air

Bagikan:
250px-Water_skiing_on_the_yarra02.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Olahraga ski air

Ski air adalah olahraga air yang pemainnya meluncur di atas air menggunakan papan yang ditarik dengan perahu.[1] Ski air menjadi salah satu cabang olimpiade pada tahun 1972.[2] Ski air membutuhkan peralatan antara lain papan ski, tali penarik beserta peganggan, sarung tangan, pelampung, dan perahu penarik.[3] Selain menggunakan papan ski, ski air juga dapat menggunakan pelampung atau dikenal dengan istilah tubing, pelampung ini juga digunakan sebagai sarana pembelajaran melatih keseimbangan bagi pemain pemula.[3]

Sejarah

Percobaan ski air pertama kali dilakukan oleh Ralph Samuelson pada tahun 1922 menggunakan lempengan drum kayu dan menggunakan perahu sebagai penarik.[2] Usaha Samuelson menggunakan papan drum gagal, sehingga ia membuat sendiri papan ski berukuran 20 cm x 23 cm dan menggunakan tali kulit sebagai penahan kaki.[2] Pada 8 Juli 1925 Samuelson melakukan lompat ski air dengan ketinggian 18 meter, ia menjadi pemain ski air pertama yang melaju dengan kecepatan tinggi.[2] Ski air masuk ke Indonesia pada tahun 1952, olahraga ini pertama kali dikembangkan oleh prajurit TNI Andi Mattalatta di daerah Makassar.[1]

Referensi

  1. 1 2 "Sejarah Lahirnya Ski Air di Indonesia". Persatuan Ski Air dan Wakeboard Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-06-05. Diakses tanggal 1 Juni 2014.
  2. 1 2 3 4 (Inggris) "History of Water Skiing". ABC of Skiing. Diarsipkan dari asli tanggal 2008-04-21. Diakses tanggal 1 Juni 2014.
  3. 1 2 (Inggris) "Learn to Ski Basics" (PDF). USA Water Ski. Diakses tanggal 1 Juni 2014.


Ikon rintisan

Artikel bertopik olahraga ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan