Kamis, 24 September 2026
11:10 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Banteng Duduk

Banteng Duduk

Tatanka Iyotake
250px-Sitting_Bull.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tatanka Iyotake pada tahun 1885
Lahir
Jumping Badger, kemudian menjadi Sitting Bull

kira-kira 1831
Meninggal15 Desember 1890
Nama lainSlow, Jumping Badger
Pekerjaanpendeta suku, pemimpin perang
Tinggi5'10"
Pasangan menikahLight Hair, istri
Red Woman, istri
Four Robes, istri
Snow-on-Her, istri
Seen-by-her-Nation, istri
AnakOne Bull, anak laki-laki angkat
Crow Foot, anak laki-laki
Many Horses, anak perempuan
Walks Looking, anak perempuan
Orang tuaSitting Bull (Jumping Bull), ayah
Her-Holy-Door, ibu
KerabatMolly get to work, saudara tiri
White Bull, kemenakan
Tanda tangan
250px-Sitting_Bull_Signature.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Tatanka Iyotake (dilahirkan sebagai Hunkesni, Slow, dan lebih terkenal sebagai Sitting Bull, sekitar 1831 - 15 Desember 1890) merupakan ketua Pribumi Amerika kelompok Hunkpapa Sioux (lihat Lakota), yang mengetuai 3.500 pejuang Sioux dan Cheyenne menentang Pasukan Berkuda AS ke-7 (US 7th Cavalry) di bawah George Custer dalam Pertempuran Little Bighorn pada 25 Juni 1876. Walaupun dia tidak terlibat secara langsung dalam pertempuran, ketua-ketua lain mendapat semangat dari mimpi yang dialami oleh Tatanka Iyotake di mana sekumpulan tentara Amerika terbunuh ketika mereka masuk ke dalam kamp sukunya.

Dituduh bersalah atas pembantaian yang berlaku, Tatanka Iyotake membawa kaumnya ke Kanada, di mana mereka tinggal sampai tahun 1881, sehingga pada 20 Juli ia membawa kelompok pelarian terakhirnya untuk menyerah kepada tentara Amerika Serikat di Fort Buford di Montana. Pemerintah Amerika Serikat bagaimanapun memberikan dia pengampunan.

Pada akhir hidupnya, Tatanka Iyotake mengembara bersama Pertunjukan Liar Barat (Wild West Show) bersama Buffalo Bill Cody di mana dia merupakan sebuah atraksi populer saat itu. Sering kali apabila disuruh berucap, dia sering menyumpah mereka dalam bahasa asli Lakota dengan diiringi tepukan gemuruh para penonton.

Di akhir hayatnya, Tatanka Iyotake tertarik kepada tarian hantu mistik sebagai cara menghalau penjajah dari tanah kaumnya. Tindakannya dianggap sebagai ancaman oleh pemerintah Amerika Serikat dan sekumpulan polisi Indian dikirim untuk menahannya. Namun, para pengikutnya yang setia melakukan perlawanan untuk mencegah penahanan. Tembakan dilepaskan mengenai kepala Tatanka Iyotake. Ia dan anaknya Crow Foot terbunuh.

Galeri

  • Tatanka Iyotake
    Tatanka Iyotake
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Sitting Bull.


40px-Gilbert_Stuart_Williamstown_Portrait_of_George_Washington.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Amerika Serikat ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan