Selasa, 20 Oktober 2026
16:19 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Edward Coke

Edward Coke

Hakim di Inggris

Bagikan:
250px-Edward_coke.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Edward Coke

Edward Coke adalah ahli hukum, hakim dan politikus Inggris.[1][2] Sebagai hakim, ia melihat bahwa hukum umum (common law) lebih tinggi kedudukannya daripada hukum yang ditetapkan oleh Dewan Komisi Tinggi.[2] Ia pernah memangku jabatan dalam pemerintahan dan memimpin pihak oposisi dalamparlemen.[3] Ia juga berperan dalam menyusun petisi Petition of Rights, sebuah surat permohonan hak-hak asasi warga negara yang disetujui oleh raja Inggris.[3]

Pendiidkan

Edward Coke menempuh pendidikan di Sekolah Tata Bahasa Norwich (Norwich Grammar School) dan setelah itu melanjutkan ke Universitas Trinity di Cambridge.[2]

Karier

Edward Coke dilatih sebagai pengacara pada tahun 1578.[2] Lalu, pada tahun 1594 ia menjadi Jaksa Agung.[2] Sebagai Jaksa Agung, ia telah mengadili Walter Raleigh dan para konspirator Gunpowder Plot karena sebuah pengkhianatan.[2] Setelah itu, ia menjadi Ketua Hakim Agung pada tahun 1606 dan diangkat menjadi Ketua Hakim Raja Bench pada tahun 1613.[2] Namun, keengganan untuk berkompromi dalam hal supremasi hukum umum membuatnya semakin tidak populer dan akhirnya namanya dihapus sebagai Hakim Agung pada tahun 1616.[4]

Referensi

  1. ↑ "Sir Edward Coke". Diakses tanggal 2 Juni 2014.
  2. 1 2 3 4 5 6 7 "Sir Edward Coke". Diakses tanggal 2 Juni 2014.
  3. 1 2 Ichtiar Baru Van Hoeve; Hasan Shadily. Ensiklopedia Indonesia, Jilid 7 (edisi khusus). Jakarta: PT Ichtiar Baru van Hoeve.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Lokasi penerbit (link)
  4. ↑ "Edward Coke". Diakses tanggal 2 Juni 2014.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan