Kamis, 29 Oktober 2026
06:37 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Sintesis Rochow

Bagikan:

Sintesis Rochow, Proses Rochow, atau Proses Müller-Rochow adalah teknologi yang paling sering dipakai untuk membuat senyawa organosilikon demi keperluan industri. Metode ini pertama kali dilaporkan secara terpisah oleh Eugene G. Rochow dan Richard Müller pada dasawarsa 1940-an.[1] Reaksinya merupakan reaksi alkil halida dengan logam silikon yang dikatalis oleh tembaga. Walaupun secara teoretis dapat dilakukan dengan alkil halida jenis manapun, hasil terbaik akan diperoleh jika yang dipakai adalah metil klorida. Proses ini biasanya dilakukan dengan suhu 300 °C dan tekanan 2-5 bar. Kondisi ini memungkinkan konversi sebesar 90-98% untuk silikon dan 30-90% untuk klorometana. Diperkirakan 1,4 Mton dimetildiklorosilana (Me2SiCl2) diproduksi setiap tahunnya dengan menggunakan teknologi ini.[2]

Mekanisme reaksi

Reaksi yang relevan adalah (Me = CH3):

x MeCl + Si → Me3SiCl, Me2SiCl2, MeSiCl3, produk-produk lain

Referensi

  1. ↑ Rösch, L.; John, P.; Reitmeier, R. "Organic Silicon Compounds" Ullmann’s Encyclopedia of Industrial Chemistry. John Wiley and Sons: San Francisco, 2003. doi:10.1002/14356007.a24_021.
  2. ↑ Elschenbroich, Christoph Organometallics VCH, Weinheim, Germany: 1992. ISBN978-3-527-29390-2.
Ikon rintisan

Artikel bertopik kimia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan