Sabtu, 17 Oktober 2026
00:32 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super
Singa berber

Singa berber

Subspesies singa di wilayah Maroko dan Aljazair yang telah punah.

Bagikan:
Singa berber
Singa berber di Algeria, 1893
Singa berber di Algeria, 1893[1]
Klasifikasi ilmiahSunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Carnivora
Subordo: Feliformia
Famili: Felidae
Subfamili: Pantherinae
Genus: Panthera
Spesies: P. leo
Subspesies: P. l. leo
Populasi: †Singa berber

Singa berber (Panthera leo leo), atau dikenal juga dengan nama singa atlas atau singa nubia, adalah subspesies dari singa yang telah punah di alam liar sekitar abad ke-20. Singa berber dulunya berhabitat di Afrika Utara, dari Moroko sampai Mesir. Singa berber terakhir yang sempat terekam di alam bebas adalah pada tahun 1992 di Pegunungan Atlas. Sisa singa berber yang tersisa hanya dapat ditemui di kebun binatang dan sirkus.[2]

Singa berber sering dianggap sebagai subspesies singa terbesar dan terberat, dengan perkiran berat dari jantan adalah 180 sampai 270 kilogram dan untuk betina adalah 120 sampai 180 kilogram. Dua predator utama Afrika Utara lainnya, beruang atlas telah punah dan macan tutul berber yang keberadaannya hampir punah.[3]

Sumber referensi

  1. ↑ Pease, A. E. (1913). "The Distribution of Lions". The Book of the Lion. London: John Murray. hlm. 109−147.
  2. ↑ Nowell K, Jackson P, ed. (1996). "Panthera Leo". Wild Cats: Status Survey and Conservation Action Plan (PDF). Gland, Switzerland: IUCN/SSC Cat Specialist Group. hlm. 17–21. ISBN 2-8317-0045-0.
  3. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2011-10-04. Diakses tanggal 2011-09-22.


Ikon rintisan

Artikel bertopik felidae ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan