Kamis, 29 Oktober 2026
11:03 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Sinema Korea

Sinema Korea

industri film Korea

Bagikan:
250px-Jayu_manse_poster_2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Poster teatrikal film tahun 1946, Jayu Manse (자유만세)

Film Korea adalah jenis film yang diproduksi di Korea.[1]

Film pertama yang dirilis di Korea adalah film berjudul Righteous Revenge pada tahun 1919.[1] Film ini merupakan kombinasi drama dan pertunjukkan panggung. Film layar lebar pertama Korea dirilis pada tahun 1923, berjudul Oath Under the Moon.[1] Pada tahun 1926, seorang sutradara bernama Na Un-gyu memproduksi film bisu berjudul Arirang.[1] Film ini mendapat respon yang besar dari masyarakat dan menjadi simbol perlawanan terhadap penjajahan Jepang.

Film di Korea Selatan

Artikel utama: Film di Korea Selatan

Setelah Perang Korea berakhir pada tahun 1953, industri film Korea mulai berkembang perlahan dan mencapai masa keemasan.[1] Pada dua dekade berikutnya, industri film Korea mengalami stagnasi akibat semakin banyaknya orang yang memiliki televisi sendiri. Mulai tahun 1980-an, industri film Korea mengalami kebangkitan kembali, terutama karena kerja keras para sutradara yang berbakat. Usaha mereka cukup berhasil dan film-film Korea pada masa itu mulai mendapat pengakuan pada berbagai festival film internasional.[1] Setelah itu, mulai dekade 90-an, film Korea semakin banyak ditonton di seluruh dunia. Pada tahun 2000, Chunhyangjeon, film yang disutradarai oleh Im Kwon-taek, menjadi film Korea yang pertama yang berkompetisi dalam Festival Film Cannes. Film Seom yang disutradarai oleh Kim Ki-duk, masuk ke dalam Festival Film Internasional Venice.[1]

Pada tahun 2001, film Joint Security Area, masuk ke dalam Festival Film Berlin. Film Kim Ki-duk lain, yakni Address Unknown berhasil masuk dalam nominasi Festival Film Internasional Venice. Sutradara Park Chan-wook memperoleh penghargaan Jury Grand Prix pada Festival Film Cannes tahun 2004 untuk filmnya, Old Boy.[1] Ia juga meraih penghargaan sutradara terbaik pada Festival Film Internasional Bangkok untuk film Old Boy tahun 2005 serta untuk film Sympathy for Lady Vengeance pada tahun 2006.[1]

Perkembangan film di Korea Selatan semakin pesat dan banyak festival film internasional diadakan, antara lain Festival Film Internasional Pusan, Festival Film Fantastik Internasional Bucheon, Festival Film Internasional Jeonju, dan Festival Film Wanita Seoul. Selain itu, produksi film animasi dan kartun juga meningkat.

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Fakta-fakta tentang Korea, Pelayanan Kebudayaan dan Informasi Korea - Kementerian Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata. (2008) isbn 89-7375-032-0

Lihat juga

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Cinema of Korea.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan