Kamis, 22 Oktober 2026
12:57 WIB
TERKINI
Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal
Sinagoge Tomar

Sinagoge Tomar

bangunan kuil di Portugal

Bagikan:
250px-TomarSynagogue1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bagian dalam Sinagoge Tomar.

Sinagoge Tomar adalah sinagoge yang terletak di pusat kota Tomar, Portugal. Sinagoge ini dibangun dari tahun 1430 hingga 1460 oleh komunitas Yahudi Tomar. Dari luar sinagoge ini tidak terlihat berbeda dari rumah-rumah lainnya. Pintu masuk ke sinagoge yang digunakan saat ini (menghadap ke utara) tidak ada pada abad pertengahan; pintu masuk yang dulu dipakai adalah pintu masuk bergaya Goth yang mengarah ke timur (arah Yerusalem).

Dalam sejarahnya, sinagoge ini telah berganti tangan sebanyak empat kali:

  • Setelah pengusiran dan pemindahan agama paksa orang-orang Yahudi Portugal seperti yang diperintahkan oleh Raja Manuel pada tahun 1496–1497, sinagoge ini dibeli oleh seorang individu, dan ia menjualnya pada tahun 1516
  • Bangunan ini kemungkinan digunakan sebagai penjara dari tahun 1516 hingga 1550-an
  • Pada awal abad ke-17 mungkin digunakan sebagai kapel Kristen
  • Pada abad ke-19 dijadikan gudang

Pada tanggal 29 Juli 1921, bangunan ini diklasifikasikan sebagai monumen nasional. Pada tanggal 5 Mei 1923, pemiliknya yang bernama Joaquim Cardoso Tavares menjual bangunan ini kepada seorang cendekiawan Polandia, Samuel Schwarz. Ia merestorasi bangunan ini dan juga melakukan penggalian pertama. Ia menyumbangkan bangunan ini kepada pemerintah Portugal pada tanggal 27 Juli 1939 dengan syarat agar bangunan ini dijadikan museum; sebagai gantinya, Samuel Schwartz dan istrinya mendapat kewarganegaraan Portugal. Semenjak itu, bangunan ini dijadikan Museum Yahudi.

Pranala luar

39°36′12″N 8°24′49″W / 39.6032°N 8.4137°W / 39.6032; -8.4137

Ikon rintisan

Artikel bertopik bangunan dan struktur ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan