
Silikona atau polisiloksana adalah polimer yang tersusun atas unit-unit siloksana berulang (−O−SiR2−O−SiR2−, dengan "R" menunjukkan gugus organik). Silikona umumnya berupa minyak tidak berwarna atau zat menyerupai karet. Silikona digunakan dalam bahan penyegel, perekat, pelumas, obat-obatan, peralatan memasak, insulasi termal, dan insulasi listrik. Beberapa bentuk yang umum meliputi pakal, minyak, gemuk, karet, dan resin silikona.[1][2] Dari sudut pandang kimia, silikona tergolong unik karena memiliki rantai utama anorganik yang hanya tersusun dari Si dan O, tetapi memiliki sifat seperti polimer organik. Silikona merupakan salah satu aplikasi utama dari kimia organosilikon.
Silikona sering disalahartikan sebagai salah satu unsur penyusunnya, yaitu silikon. Silikon, yang merupakan padatan keras berwarna abu-abu, digunakan untuk membuat sirkuit terpadu ("cip elektronik") dan sel surya. Sebaliknya, silikona yang cenderung bersifat insulator listrik, umumnya berupa minyak tidak berwarna atau resin yang menyerupai karet.
Lihat pula
- Silanon, kelas senyawa eksotis yang memiliki ikatan rangkap silikon–oksigen
Referensi
- ↑ Moretto, Hans-Heinrich; Schulze, Manfred; Wagner, Gebhard (2005), "Silicones", Ullmann's Encyclopedia of Industrial Chemistry, Weinheim: Wiley-VCH, doi:10.1002/14356007.a24_057
{{citation}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong:|authors= - ↑ Fink, Johannes Karl (5 Juli 2019). Liquid Silicone Rubber: Chemistry, Materials, and Processing. John Wiley & Sons. ISBN 978-1-119-63137-8.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Pranala luar
- (Inggris) Silicone Polymers (Virtual Chembook, Elmhurst College)
- (Inggris) Science of Silicone Polymers (Silicone Science On-line, Centre Européen des Silicones - CES)
- (Inggris) Silicon Chemistry (Silicon Chemistry Basics, Dow Corning)