Senin, 26 Oktober 2026
18:05 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Siklon Durga

Siklon Durga

siklon tropis yang terjadi di Indonesia

Bagikan:
Siklon Durga
Siklon tropis kategori 2 (skala Aus.)
Badai tropis (SSHWS)
250px-Durga_23_apr_2008_0355Z.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Terbentuk pada20 April
Mereda pada25 April
Kecepatan angin
maksimal
10 menit:
95 km/jam
1 menit:
75 km/jam
Tekanan minimal984 hPa (mbar)

Siklon Tropis Durga adalah siklon tropis yang terbentuk di perairan barat daya Bengkulu 20 - 25 April 2008 di Samudra Hindia.[1] Ini adalah nama siklon atau badai pertama yang dinamai Indonesia dan terbentuk di dekat garis khatulistiwa. Siklon tropis Durga pada internasional dikenal dengan nama siklon tropis Rosie. Siklon tropis Durga terbentuk di Samudra Hindia sekitar dari 1.000 km dari kota Bengkulu tepatnya 9,2 derajat Lintang Selatan (LS) dan 95,1 derajat Bujur Timur (BT).[2][3] Tekanan udara terendah 984 mbar dengan kecepatan angin mencapai 95 km/jam dan curah hujan 20 dan 40 milimeter. Siklon tropis Durga memiliki arah probabilitas ke arah Timur hingga Barat dengan kecepatan gerak rata-rata 25 knots.[4][5] Daya Siklon tropis Durga memengaruhi cuaca di sekitar perairan Bengkulu, Banten, Lampung, Jawa Barat.[6]

Penamaan

BMKG baru memiliki kewenangan menamai siklon tropis di Indonesia sejak 2008 ketika Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) berdiri di Jakarta dan Durga merupakan nama baru yang lahir dari BMKG. Nama itu diambil dari tokoh pewayangan yang ada di Jawa.[3] Selain itu tokoh Durga juga menjadi tokoh budaya negara lain.[7]

Referensi

  1. ↑ "Indonesia Pernah Alami Empat Kali Siklon Tropis". Republika Online. 2017-11-29. Diakses tanggal 2020-10-12.
  2. ↑ "Indonesia "Kendalikan" Siklon Tropis Durga". Kompas.com. Diakses tanggal 2020-10-12.
  3. 1 2 Agung, Bintoro. "Alasan BMKG Beri Nama Bunga dan Buah untuk Siklon Indonesia". CNN Indonesia. Diakses tanggal 2020-10-12.
  4. ↑ Kawuwung, Wilhelmus Luky; Tongkukut, Seni H.J (2019-02-09). "Analisis Pengaruh Siklon Tropis Terhadap Curah Hujan Di Sulawesi Utara". Jurnal MIPA. 8 (1): 21. doi:10.35799/jm.8.1.2019.22904. ISSN 2302-3899.{{cite journal}}: |first3= tidak memiliki |last3=
  5. ↑ Razenkova, Elena; Radeloff, Volker C.; Dubinin, Maxim; Bragina, Eugenia V.; Allen, Andrew M.; Clayton, Murray K.; Pidgeon, Anna M.; Baskin, Leonid M.; Coops, Nicholas C. (2020-01-21). "Vegetation productivity summarized by the Dynamic Habitat Indices explains broad-scale patterns of moose abundance across Russia". Scientific Reports. 10 (1). doi:10.1038/s41598-019-57308-8. ISSN 2045-2322.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  6. ↑ "Badai Siklon Tropis yang Pernah Terjadi di Indonesia". Climate4life | Cuaca | Iklim | Sains Atmosfer. Diakses tanggal 2020-10-12.
  7. ↑ tomi (2017-12-15). "Sebelum Cempaka, Badai Ini Diberi Nama Durga". KRJogja. Diakses tanggal 2020-10-12.

Lihat pula

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan