Minggu, 01 November 2026
03:58 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Sikandar Bagh

Sikandar Bagh

Bagikan:
330px-SikandarBaghGate.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gerbang Sikandar Bagh, Lucknow, sekitar 2010.

Sikandar Bagh (bahasa Hindi:सिकन्दर बाग़, bahasa Urdu:سِکندر باغ), secara resmi dikenal oleh Britania sebagai Sikunder/Sikandra/Secundra Bagh, adalah sebuah vila dan taman yang ditutupi oleh dinding yang dijadikan benteng yang terletak di kota Lucknow, Oudh, Uttar Pradesh, India. Bangunan tersebut dibangun oleh Nawab Oudh terakhir, Wajid Ali Shah (1822–1887), sebagai tempat tinggal musim panas. Situs tersebut sekarang adalah tempat dari Institut Penelitian Botani Nasional di India.

Washah1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Wajid Ali Shah, Nawab Oudh, pendiri Sikandar Bagh

Catatan

Referensi

Bacaan tambahan

Indian Mutiny by Saul David 2002 ISBN 0-14-100554-8
My Indian Mutiny Diary by WH Russell 1967 ISBN 0-527-78120-7

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Sikandar Bagh.

26°51′39.44″N 80°55′31.58″E / 26.8609556°N 80.9254389°E / 26.8609556; 80.9254389

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan