Selasa, 03 November 2026
20:10 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Sidney Rittenberg

Sidney Rittenberg

Bagikan:
Sidney Rittenberg

330px-Sidney_Rittenberg_20121004_3.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Sidney Rittenberg pada 2012
Hanzi: 李敦白
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: Lǐ Dūnbái
- Wade-Giles: Li3 Tun1-pai2

Sidney Rittenberg (Hanzi:李敦白; Pinyin:Lǐ Dūnbái; 14 Agustus 1921 – 24 Agustus 2019) adalah seorang jurnalis, cendekiawan dan linguis berbahasa Tionghoa asal Amerika Serikat yang menetap di Tiongkok dari 1944 sampai 1980. Ia berhubungan dekat dengan Mao Zedong, Zhu De, Zhou Enlai, dan pemimpin Partai Komunis Tiongkok (PKT) lainnya pada Revolusi Komunis Tiongkok, dan dengan para pemimpin komunis pusat di Yan'an. Ia menjadi warga Amerika Serikat pertama yang bergabung dengan PKT.[1]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ MARK MCDONALD (2012-07-10). "The Man Who Stayed Behind in China Comes Into Focus". New York Times. Diakses tanggal 2012-07-10.

Sumber umum

Bacaan tambahan

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan