Sabtu, 31 Oktober 2026
22:44 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Siang-mo-kiam

Bagikan:

Sepasang Pedang Iblis atau Siang-mo-kiam adalah salah satu senjata sakti yang muncul dalam cersil serial Bu Kek Sian Su karya A. S. Kho Ping Hoo.

Wujud pusaka ini adalah sepasang pedang kembar yang dibentuk dari logam khusus. Cara pembuatan pedang itu luar biasa sekali. Bahannya dari dua bongkah logam aneh milik wanita sakti Kam Kwi Lan si Mutiara Hitam dan ditempa oleh dua orang kakek nenek dari India yang selalu berlumba tidak mau saling mengalah. Keduanya berlumba dalam membuat pedang untuk membayar janji mereka saat kalah bertarung melawan si Mutiara Hitam. Bentuk pedang serupa karena memang contohnya diberikan oleh Mutiara Hitam, maka keduanya lalu bersaing untuk membuat pedang yang lebih ampuh! Untuk ini, mereka tidak segan-segan untuk mengorbankan anak-anak kecil yang diambil darahnya untuk dijadikan “bumbu” dalam “memasak” pedang! Bahkan akhirnya, persaingan itu memuncak sedemikian rupa sehingga kakek dan nenek itu saling bunuh dengan pedang mereka pada saat Mutiara Hitam datang hendak mengambilnya!

Kedua pedang ini selain sakti dan ganas, juga bisa menimbulkan efek aneh pada sepasang pemegangnya. Yaitu, keduanya akan terus berusaha saling bersaing dan tidak akan ada yang mau mengalah sampai keduanya tewas.

Deskripsi

  • Pembuat: sepasang kakek nenek sakti dari India
  • Pemilik: si Mutiara Hitam Kam Kwi Lan
  • Sifat khusus: menimbulkan efek persaingan

Lihat pula

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik fantasi atau fiksi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan