Sabtu, 24 Oktober 2026
06:00 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada

Si Djimat

film Indonesia tahun 1960

Bagikan:
Si Djimat
SutradaraKurnaen Suhardiman
Ditulis olehKurnaen Suhardiman
PemeranAam Harun
Aartje Sumiarsih
Alam Surawidjaja
Ateng
Atmonadi
E. Kurniawanangsih
Iskak
Iwan
Ratmi B-29
S. Bagio
Sukarsih
Durasi... menit
NegaraIndonesia

Si Djimat adalah film Indonesia yang dirilis pada tahun 1960 dengan disutradarai oleh Kurnaen Suhardiman. Film ini dibintangi antara lain oleh Aam Harun dan Aartje Sumiarsih.

Sinopsis

Didi (Aam Harun) sangat keranjingan main kelereng dan punya gacoan yang dinamainya Si Jimat. Suatu hari sepulang membeli korek api atas suruhan ayahnya (Alam Surawidjaja), ia terbujuk untuk main kelereng dan lupa pulang. Keasyikan itu baru teralihkan waktu ada iringan sunatan. Mereka berhamburan mengikuti arak-arakan itu. Didi lupa Si Jimat dan korek apinya. Seorang anak menemukan korek api itu, memain-mainkannya hingga menimbulkan kebakaran besar. Dari pemeriksaan kemudian diketahui Si Jimat ada dekat korek api yang sedikit hangus. Ayah Didi marah, hingga Didi lari dari rumah sampai ke puncak bukit kapur. Ayah dan Ibu yang mencari-cari, menemukan tempat Didi, tetapi tak bisa menolong. Bantuan helikopter AURI yang berhasil menyelamatkan Didi.[1]

Referensi

  1. ↑ Si Djimat[pranala nonaktif permanen], diakss pada 17 Desember 2009

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik film Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan