Jumat, 06 November 2026
14:38 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Orang Sherpa

Orang Sherpa

grup etnis dari wilayah pegunungan di Nepal

Bagikan:
Sherpa
250px-Younger_Generations_of_Sherpa_in_Traditional_Costumes.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Anak-anak muda Sherpa mengenakan pakaian tradisional di Dewan Kebudayaan Sherpa Benggala Barat
Daerah dengan populasi signifikan
   Nepal520.000[1]
 India65.000 (di bawah)[2]
 Bhutan10.700
 Amerika Serikat16.800
 Tiongkok2.000[3]
Bahasa
Sherpa, Tibet
Agama
Mayoritas Buddhisme (93%) dan minoritas: Hinduisme, Bön, Kekristenan
Kelompok etnik terkait
Tibet, Hyolmo, Jirel, Rai dan kelompok Tibeto-Burma lainnya
Artikel ini mengandung aksara Tibet. Tanpa dukungan perenderan yang baik, Anda mungkin akan melihat tanda tanya, kotak-kotak, atau simbol lainnya, bukan aksara Tibet.

Orang Sherpa merupakan salah satu grup etnis Tibet yang berasal dari wilayah pegunungan di Nepal, County Tingri di Daerah Otonomi Tibet dan Himalaya. Istilah sherpa atau sherwa diturunkan dari kata bahasa Tibet ཤར shar ('timur') dan པ pa ('orang'), yang mengacu pada asal geografis di Tibet timur.[4]

Kebanyakan orang Sherpa tinggal di wilayah timur Nepal dan Country Tingri di lembah Solukhumbu, Khatra, Kama, Rolwaling, Barun dan Pharak,[5] meskipun beberapa tinggal lebih jauh ke barat di Bigu dan di daerah Helambu di sebelah utara Kathmandu, Nepal. Orang Sherpa mendirikan gompa di mana mereka mempraktikkan tradisi agama mereka. Tengboche merupakan biara selibat pertama di Solu-Khumbu. Orang Sherpa juga tinggal di County Tingri, Bhutan, dan negara bagian Sikkim dan bagian utara Benggala Barat di India, khususnya di distrik Darjeeling. Bahasa Sherpa tergolong dalam cabang selatan dari rumpun bahasa Tibeto-Burma, bercampur dengan Tibet Timur (Khamba) dan dialek-dialek Tibet tengah. Namun, bahasa ini berbeda dengan bahasa Tibet Lhasa dan tidak saling memahami dengan penutur Lhasa.[6]

Jumlah orang Sherpa yang bermigrasi ke negara-negara Barat meningkat dengan kuat dalam beberapa tahun terakhir, khususnya ke Amerika Serikat. Kota New York memiliki masyarakat Sherpa terbesar di Amerika Serikat, dengan populasi sebanyak 16.000. Sensus Nepal 2011 mencatat 512.946 orang Sherpa di dalam perbatasannya. Anggota populasi Sherpa dikenal karena kemampuannya dalam pendakian gunung sebagai mata pencaharian.

Rujukan

  1. ↑ POPULATION MONOGRAPH OF NEPAL VOLUME II (Social Demography). Government of Nepal, Central Bureau of Statistics. 2014. hlm. 10–156. ISBN 978-9937-2-8972-6. Diarsipkan dari asli tanggal 21 Januari 2021. Diakses tanggal 20 September 2019.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Rai-Peoplegrouporg".
  3. ↑ "Gurung Ghaleg in Bhutan".www.joshuaproject.net
  4. ↑ "sherpa". Oxford English Dictionary (Edisi daring). Oxford University Press. (Subscription or participating institution membership required.)
  5. ↑ "People of Nepal | Plan Your Trip". ntb.gov.np (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2023-03-13.
  6. ↑ "Journée d'étude : Déserts. Y a-t-il des corrélations entre l'écosystème et le changement linguistique ?". Lacito.vjf.cnrs.fr. Diarsipkan dari asli tanggal 18 Maret 2012. Diakses tanggal 8 Maret 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Sherpa.

Templat:Suku bangsa di Nepal Templat:Suku bukit di India Timur Laut

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan