Rabu, 28 Oktober 2026
03:45 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Sheng Shicai

Sheng Shicai

Bagikan:
Sheng Shicai
250px-Sheng_Shi-tsai.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sheng Shicai
Gubernur Xinjiang
Masa jabatan
Oktober 1937 –11 September 1944
PendahuluLi Yung
PenggantiWu Zhongxin
Informasi pribadi
Lahir1897 (1897)
Meninggal1970 (umur 72–73)
Partai politikPartai Komunis Uni Soviet
Suami/istriCh'iu Yü-fang[1]
Anak4
PendidikanAkademi Tentara Kekaisaran Jepang[2]
ProfesiJenderal

Sheng Shicai (Hanzi:盛世才; Pinyin:Shèng Shìcái; Wade–Giles:Sheng Shih-ts'ai; 1897– 13 Juli 1970, Taiwan[3]) adalah seorang panglima perang Tiongkok yang memerintah provinsi Xinjiang (Sinkiang) dari 12 April 1933 sampai 29 Agustus 1944.

Kehidupan

Lahir di Kaiyuan, Provinsi Liaoning, ia menjabat dibawah pengarahan Guominjun. Ia pertama kali dikirim ke Xinjiang untuk bekerja kepada Gubernur Jin Shuren pada 1930.

Kehidupan pribadi

Sheng memiliki empat anak dari istrinya. Dua anak dari putri-putrinya lahir ketika ia berada di Xinjiang.[4]

Referensi

  1. ↑ Andrew D. W. Forbes (1986). Warlords and Muslims in Chinese Central Asia: a political history of Republican Sinkiang 1911-1949. Cambridge, England: CUP Archive. hlm. 239. ISBN 0-521-25514-7. Diakses tanggal 2010-06-28.
  2. ↑ Andrew D. W. Forbes (1986). Warlords and Muslims in Chinese Central Asia: a political history of Republican Sinkiang 1911-1949. Cambridge, England: CUP Archive. hlm. 376. ISBN 0-521-25514-7. Diakses tanggal 2010-06-28.
  3. ↑ Chahryar Adle, Madhavan K.. Palat, Anara Tabyshalieva (2005). "Qin Huibin". Towards the contemporary period: from the mid-nineteenth to the end of the twentieth century. Vol. 6. UNESCO. ISBN 978-92-3-103985-0.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  4. ↑ Vandivert, William. "Governor Sheng Shih-Tsai (R) sitting with wife and daughter". LIFE. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-04-02. Diakses tanggal 2010-06-28.
Wikikutip memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: Sheng Shicai.
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Sheng Shicai.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan