Minggu, 18 Oktober 2026
23:11 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

Sentimen anti-Jepang

Bagikan:

Sentimen anti-Jepang (juga disebut Japanofobia, Nipponofobia,[1] dan anti-Japanisme) melibatkan kebencian atau ketakutan terhadap segala sesuatu yang berbau Jepang. Kebalikannya adalah Japanofilia.

Ikhtisar

Hasil jajak pendapat BBC World Service 2017[2]
Pandangan pengaruh Jepang menurut negara
(diurutkan menurut positif - negatif)
Negara yang disurvei PositifNegatifNetralPositif − Negatif
 Tiongkok
22%
75%
3-53
 Spanyol
39%
36%
253
 Turki
50%
32%
1818
 Pakistan
38%
20%
4218
 India
45%
17%
3828
 Rusia
45%
16%
3929
 Peru
56%
25%
1931
 Nigeria
57%
24%
1933
 Britania Raya
65%
30%
535
 Meksiko
59%
23%
1836
 Kenya
58%
22%
2036
 Jerman
50%
13%
3737
 Indonesia
57%
17%
2640
 Amerika Serikat
65%
23%
1242
 Prancis
74%
21%
553
 Brasil
70%
15%
1555
 Australia
78%
17%
561
 Kanada
77%
12%
1165
Hasil jajak pendapat Pew Research Center 2013[3]
Pandangan Asia/Pasifik terhadap Jepang menurut negara
(diurutkan menurut baik − buruk)
Negara yang disurveiBaikBurukNetralBaik− Buruk
 Tiongkok
4%
90%
6-86
 Korea Selatan
22%
77%
1-55
 Pakistan
51%
7%
4244
 Filipina
78%
18%
460
 Australia
78%
16%
662
 Indonesia
79%
12%
967
 Malaysia
80%
6%
1474

Sentimen anti-Jepang berkisar dari antipati terhadap aksi-aksi pemerintah Jepang dan penghinaan terhadap budaya Jepang hingga rasisme terhadap bangsa Jepang. Sentimen dehumanisasi telah didorong melalui propaganda anti-Jepang dari pemerintah Sekutu dalam Perang Dunia II; propaganda ini sering bersifat penghinaan secara ras. Sentimen anti-Jepang mungkin paling kuat di Tiongkok, Korea Utara, dan Korea Selatan,[4][5][6][7] karena kekejaman yang dilakukan oleh militer Jepang.[Verifikasi gagal]

Referensi

  1. ↑ Emmott 1993
  2. ↑ "2017 BBC World Service poll" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2017-07-30. Diakses tanggal 2018-10-16.
  3. ↑ "Japanese Public's Mood Rebounding, Abe Highly Popular". Pew Research Center. 11 Juli 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "World Publics Think China Will Catch Up With the US—and That's Okay". The New York Times. Diarsipkan dari asli tanggal 16 Juli 2011. Diakses tanggal 7 Maret 2010.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "Global Poll Finds Iran Viewed Negatively - Europe and Japan Viewed Most Positively". World Public Opinion.org. Diarsipkan dari asli tanggal 9 April 2006. Diakses tanggal 7 Maret 2010.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ "POLL: Israel and Iran Share Most Negative Ratings in Global Poll". BBC World Service. 2007. Diarsipkan dari asli tanggal 30 Maret 2008. Diakses tanggal 13 April 2008.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ "24-Nation Pew Global Attitudes Survey" (PDF). The Pew Global Attitudes Project. 12 Juni 2008. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 4 Juli 2008. Diakses tanggal 28 Juni 2008.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Bibliografi

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan