Jumat, 23 Oktober 2026
08:55 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal
Cincin tali kekang

Cincin tali kekang

Bagikan:
Artikel ini diduga menyertakan neologisme atau protologisme yang digunakan sebatas hanya untuk mempromosikannya. Bantu tambahkan lebih banyak sumber tepercaya yang membahas neologisme dan dampak penggunaannya di lapangan. Atau pertimbangkan untuk mengganti nama artikel atau menghapusnya. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
250px-Romano-British_enamelled_bronze_harness_terret_ring.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sengkelit kendali perunggu berenamel Romano-Inggris, dibuat di Inggris abad ke-1, ditemukan di Prancis

Sengkelit kendali adalah sengkelit logam pada rungkup kuda yang dilalui tali kendali untuk mencegahnya kusut atau tersangkut pada tali rungkup atau poros. [1] : 272 

Tali kendali tersebut dimulai dari tangan pengemudi, melewati sengkelit kekang dan kemudian dilekatkan pada besi kendali kuda untuk memandu kudanya. Kebanyakan rungkup memiliki dua pasang sengkelit kekang satu di rungkup pelana, dan satu lagi di bagian hames kerah (atau di tali leher kerah dada ). Sengkelit kendali biasanya terbuat dari kuningan atau baja, dan dapat berdiri dengan kaku, atau dapat terdiri dari cincin berengsel. Biasanya berbentuk lingkaran, tetapi bisa juga berbentuk U atau persegi.

Referensi

  1. ↑ Walrond, Sallie (1979). The Encyclopaedia of Driving. Country Life Books. ISBN 0600331822. OL 4175648M.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan