Jumat, 06 November 2026
18:44 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Kebogerang

Kebogerang

Bagikan:
Kebogerang
330px-Mystu_nigric_230418-065241_jtg.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kebogerang, Mystus nigriceps
dari Méleman, Wotgalih, Yosowilangun, Lumajang
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
M. nigriceps
Nama binomial
Mystus nigriceps
(Valenciennes, in Cuvier & Valenciennes, 1840)[2]
Sinonim[3]
  • Bagrus nigriceps Valenciennes [A.] in Cuvier & Valenciennes 1840: 412
  • Bagrus keletius Valenciennes [A.] in Cuvier & Valenciennes 1840: 411 (part)
  • Bagrus micracanthus Bleeker, 1846: 23
Artikel takson sembarang

Kebogerang[4]: 158,  [5] (Mystus nigriceps), adalah salah satu spesies ikan keting atau lundu, anggota suku Bagridae. Ikan air tawar penghuni sungai ini menyebar terbatas di Pulau Jawa dan Sumatra bagian selatan.[6]: 163 

Pengenalan

Ikan lundu dengan kepala dan badan sedikit memipih tegak; panjang standar (SL, standard length) spesimen terbesarnya adalah 119,3 mm. Mystus nigriceps dibedakan dari kerabatnya dengan kombinasi unik beberapa ciri berikut (ukuran dalam % SL, panjang standar; atau % HL, panjang kepala):[6]: 162–163 

  • Tinggi badan pada titik anus berkisar antara 16,3-20,7% SL.
  • Sirip lemak (adipose fin) memanjang antara sirip punggung (dorsal fin) dengan pangkal sirip ekor. Tinggi sirip lemak maksimum 4,1-6,0% SL, dan panjang pangkalnya antara 26,3-31,4% SL.
  • Sungut rahang atas (maxillary barbel) panjangnya antara 282,2-383,3% HL; mencapai pangkal sirip ekor.
  • Jari-jari (duri lunak) kedua dan ketiga pada sirip punggung tidak jauh lebih panjang daripada jari-jari yang lainnya, menyebabkan sirip punggung itu cenderung membulat bentuknya.
  • Tubuh berwarna abu-abu kehijauan, dengan bintik gelap besar, namun samar, menyegitiga di pangkal batang ekor (caudal peduncle).

Sementara itu, beberapa ciri lainnya (ukuran dalam % SL):[6]: 163 

  • Panjang kepala 24,9-28,9; lebar kepala 15,9-20,1; dan tinggi kepala 14,3-17,4
  • Jarak predorsal (yakni jarak datar antara ujung moncong dengan awal sirip dorsal) 35,9-39,1; jarak preanal 69,1-74,8; jarak prepelvis 50,8-54,1; dan jarak prepektoral 21,1-25,1.
  • Panjang duri sirip dorsal 9,8-10,7; panjang duri sirip dada (pektoral) 13,9-17,0
  • Panjang sirip dada 16,1-19,5; panjang sirip perut (pelvic fin) 13,4-16,7; panjang sirip ekor 28,1-34,1
  • Panjang pangkal sirip dorsal 14,5-16,5; panjang pangkal sirip lemak 26,3-31,4; panjang pangkal sirip anal 11,0-14,8.
  • Panjang batang ekor 16,7-19,2; tinggi batang ekor 9,0-11,5.


250px-Mystu_nigric_230418-065217_jtg.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kepala
250px-Mystu_nigric_230418-065205_jtg.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sisi atas kepala

Panjang moncong (snout) kebogerang antara 33,2-36,5% HL. Garis tengah matanya 16,4-22,4; sedangkan jarak antar ceruk mata 33,2-38,6% HL.[6]: 163 

Sirip punggung tersusun oleh I jari-jari keras (duri) dan 7 jari-jari lunak; sedangkan sirip-sirip dada dengan I duri dan 9(-10) jari-jari lunak. Duri besar pada sirip punggung bergerigi 3-4 buah, kecil, di sisi belakangnya; dan duri-duri pada sirip dada bergerigi besar 10-14 buah di sisi belakangnya. Duri-duri ini biasa disebut patil (Jw.) karena beracun. Sementara itu rumus jari-jari pada sirip-sirip perut terdiri dari i + 5; dan sirip dubur (anal) iv + (8-)9 buah. Sirip ekor berbentuk menggarpu, dengan sisi-sisi belakang yang membulat.[6]: 163 

Jumlah sisir saring pada insang (5-7)+(21-22) buah. Jumlah jari-jari brankiostegal 8(-9) buah. Jumlah ruas-ruas tulang belakang (vertebrae) 39-40; yakni (21-22) + (17-18) buah.[6]: 163 

Agihan dan habitat

Kebogerang hidup di sungai-sungai besar, di bagian yang berarus lambat dengan air keruh dan dasar yang berlumpur. Spesimen diperoleh dari sungai-sungai di Jawa (Bengawan Solo, Cimanuk, Citanduy, Ciujung, Kali Brantas, Kali Opak) dan Sumatra bagian selatan (Way Sekampung).[6]: 162–163  Selain Kali Brantas,[7] belakangan ini kebogerang juga tercatat dari Kali Surabaya.[8]

Jenis yang serupa

Mirip dengan kebogerang, tiga jenis ikan lundu berikut memiliki sirip lemak (adipose fin) yang memanjang, dengan beberapa perbedaan:

  • Senggaringan (Mystus singaringan) memiliki sirip lemak yang jauh lebih panjang daripada sirip anal dan tidak berjarak (kebogerang: berjarak) dari sirip dorsal.[9]: 142,  [10] Sungut rahang atasnya sangat panjang dan mencapai atau hingga melewati (kebogerang: mencapai) pangkal sirip ekor.[10] Celah ubun-ubun (cranial fontanel) memanjang hingga ke (kebogerang: berjarak dari) pangkal taju belakang kepala (occipital process).[9]: 142 
  • Mystus castaneus sangat mirip, dan semula dianggap spesies yang sama dengan kebogerang. Sejak 2002 dipisahkan, dan diberi nama tersendiri berdasarkan beberapa perbedaan. Di antaranya, tinggi tubuh pada titik anus berkisar antara 20,7-24,6 (kebogerang: antara 16,3-20,7)% SL; tinggi sirip lemak maksimum 6,1-7,0 (kebogerang: 4,1-6,0)% SL; panjang sungut rahang atas antara 372,3-478,8 (kebogerang: antara 282,2-383,3)% HL. Juga, jari-jari yang kedua dan ketiga pada sirip punggung jauh lebih panjang daripada jari-jari yang lainnya, menyebabkan sirip punggung itu cenderung menyegitiga (kebogerang: membulat) bentuknya.[6]: 163, 165  M. castaneus menyebar luas di Sumatra bagian tengah (sungai-sungai Musi, Batang Hari, Indragiri), Kalimantan sisi barat laut, Semenanjung Malaya, dan Thailand bagian tenggara.[6]: 165 
  • Mystus impluviatus juga sangat mirip, dan seperti halnya M. castaneus, semula dianggap spesies yang sama dengan kebogerang. Dipisahkan dan diberi nama tersendiri sejak 2003, jenis ini dikenali karena memiliki lubang fontanel belakang kedua pada tulang-tulang atap tengkorak (supraoccipital), yang tidak dimiliki kebogerang dan M. castaneus. Di samping itu, pangkal sirip lemak M. impluviatus panjangnya 31,6–36,1 (kebogerang: antara 26,3-31,4)% SL. M. impluviatus sejauh ini didapati di aliran Sungai Mahakam dan anak-anak sungainya di Kalimantan Timur.[11]: 376–377 

Referensi

  1. ↑ Ng, H.H. (2019). Mystus nigriceps. The IUCN Red List of Threatened Species 2019: e.T89823163A89823197. https://dx.doi.org/10.2305/IUCN.UK.2019-3.RLTS.T89823163A89823197.en. Accessed on 03/xi/2026.
  2. ↑ Cuvier, G. & A. Valenciennes. (1840). Histoire naturelle des poissons. Tome XIV: 412. Paris :Chez Pitois-Levrault.
  3. ↑ Fricke, R., W.N. Eschmeyer, & R. van der Laan (eds.) (2026). Eschmeyer's Catalog of Fishes: Genera, Species, References - version of 20 Oct. 2026. Electronic version accessed 02/xi/2026.
  4. ↑ Bleeker, P. (1858). Ichthyologiae Archipelagi Indici Prodromus vol I Siluri. Bataviae: Typis Langei &soc. (Terj. Ingg.: 140)
  5. ↑ Makri, R.B.K. Haris, & R. Mulyani, (2020). "Beberapa aspek biologi kebogerang (Mystus nigriceps) di Sungai Citarum, Jawa Barat". Jurnal Ilmu-Ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan, 15(2). Desember 2020 : 144-150. DOI: 10.31851/jipbp.v15i2.5282
  6. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Ng, H.H. (2002). "The identity of Mystus nigriceps (Valenciennes in Cuvier & Valenciennes, 1840), with the description of a new bagrid catfish (Teleostei: Siluriformes) from southeast Asia. Raffles Bulletin of Zoology, 50 (1): 161–168.
  7. ↑ Hasan, V., N.B. Mamat, J. South, ..., A.T. Mukti. (2022). "A checklist of native freshwater fish from Brantas River, East Java, Indonesia". Biodiversitas 23: 6031-6039.
  8. ↑ Faqih, A.R., R.R.J. Triastuti, D. Wisudyawati, ..., V. Hasan. (2026). "Checklist of native freshwater fish from Surabaya River, Indonesia". Biodiversitas 27(3): d270327. https://doi.org/10.13057/biodiv/d270327.
  9. 1 2 Rainboth, W.J. (1996). Fishes of the Cambodian Mekong. FAO Species Identification Field Guide for Fishery Purposes. FAO, Rome. ISBN 92-5-103743-4
  10. 1 2 Larasati, N.P.A., E. Amalia, B. Rhafsyanjani, M. Dailami, A.R. Faqih, A. Yuniarti, & W.E. Kusuma, (2026). "Morphological distinction and phenotypic variance of Mystus (Mystus gulio, M. nigriceps, and M. singaringan) from Java Island, Indonesia". Jurnal Riset Biologi dan Aplikasinya, 8(1), 1-17. https://doi.org/10.26740/jrba.v8n1.p1-17.
  11. ↑ Ng, H.H. (2003). "Mystus impluviatus: a new species of Bagrid catfish (Teleostei: Bagridae) from Eastern Borneo". Copeia, 2003(2): 373-378, (1 June 2003). DOI: http://dx.doi.org/10.1643/0045-8511(2003)003[0373:MIANSO]2.0.CO;2
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan