Selasa, 22 September 2026
02:29 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Semafor bendera

Semafor bendera

cara komunikasi menggunakan bendera

Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Semafor bendera"  berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(Oktober 2020)
250px-US_Navy_051129-N-0685C-007_Quartermaster_Seaman_Ryan_Ruona_signals_with_semaphore_flags_during_a_replenishment_at_sea.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pelaut sedang mengirim pesan memakai bendera semafor T.

Semafor adalah suatu cara untuk mengirim dan menerima berita dengan menggunakan bendera, dayung, batang, tangan kosong atau dengan sarung tangan.[1] Informasi yang didapat dibaca melalui posisi bendera atau tangan. Namun kini umumnya digunakan adalah bendera, yang dinamakan bendera semafor.[2]Pengiriman sandi melalui bendera semafor ini menggunakan dua bendera, masing-masing bendera tersebut berukuran 45 cm x 45 cm.[2] Bentuk bendera persegi merupakan penggabungan dua buah segitiga sama kaki yang berbeda warna dan sebaiknya menggunakan warna cerah. Warna yang digunakan sebenarnya bisa bermacam-macam, tetapi yang lazim digunakan adalah warna merah dan kuning, di mana letak warna merah selalu berada dekat tangkai bendera.[3] Pada awal abad ke 19, semafor digunakan dalam komunikasi kelautan. Metode ini masih digunakan saat pengisian bahan bakar di laut dan dapat digunakan sebagai komunikasi darurat pada siang hari (memakai bendera) maupun malam hari (memakai tongkat bercahaya).[4]

Sejarah

Semapur atau dalam sebutan lain "Semafor" merupakan perkembangan dari teknologi optik bangsa kartago dan romawi kuno, tetapi baru pada tahun 1792 Claude Chappe menyempurnakan simbol-simbol atau gerakan-gerakan yang berisi pesan dengan menggunakan bendera. Pada saat itu semapur digunakan untuk menyampaikan informasi-informasi yang berkaitan dengan perang maupun informasi lainnya.[5]

Semapur bendera lazim digunakan ketika perang sipil di Amerika Serikat. Ketika itu bendera yang digunakan berwarna putih dan oranye serta hanya terdiri dari satu bendera saja. Orang yang ditugaskan melakukan isyarat bendera ini biasanya berdiri di sebuah tempat yang tinggi atau di lantai yang tingginya sekitar 2-3 meter dari permukaan tanah.[6]

Sehingga kini umumnya semapur menggunakan media bendera yang disebut dengan bendera semapur yang berjumlah dua buah. masing-masing bendera berbentuk persegi berukuran 45 x 45 cm, dengan perpaduan dua buah segitiga sama kaki yang berbeda warna, tetapi lazimnya menggunakan warna merah dan kuning.[7]

Sebenarnya warna bendera tergantung asal pesan itu dikirimkan, jika dikirimkan dari laut, maka benderanya berwarna merah dan oranye, jika dikirimkan dari darat maka bendera akan berwarna biru dan putih. Di Indonesia bendera yang biasa digunakan dalam kegiatan kepramukaan berwarna merah dan oranye. Namun sebenarnya warna bendera itu sendiri tidaklah terlalu penting, itu hanya merupakan pertanda agar pesan lebih mudah ditangkap.[8]

Tata cara

Pengirim pesan hanya menggunakan gerakan lengan atas untuk mengirim pesan. Sedangkan siku dan pergelangan tangan harus tetap lurus. Posisi kaki harus tegak tetapi tetap fleksibel untuk melakukan gerakan dan tidak boleh kaku. Intinya pengirim pesan harus tetap rileks dalam mengirimkan pesan. Untuk penerima pesan agak sedikit berbeda dalam membaca pesan dari pengirim. Karena posisi bendera untuk penerima pesan adalah kebalikan dari pengirim pesan.[6]

Salah satu cara yang mudah untuk menghafal kode isyarat semaphore adalah dengan metode jarum jam. Namun ada tata cara mengirim pesan dengan bendera semapur yang sudah baku, antara lain:[9]

  • Jika penerima pesan telah siap untuk menerima maka mengirim huruf K.
  • Jika penerima belum siap mengirim huruf Q.
  • Jika penerima telah siap pengirim pesan mengirimkan huruf-huruf isi pesan satu-persatu.
  • Untuk memisahkan setiap kata posisi bendera dipegang bersilang di bawah.
  • Namun jika terjadi kesalahan dalam mengirim berita, kirim huruf E sebanyak 8 kali atau cukup mengirim tanda salah/annulir (posisi 3-7) lalu ulangi kata-kata yang salah.
  • Setiap perkataan telah diterima dengan baik, penerima pesan mengirim huruf C.
  • Jika pengirim berita mengirim huruf I-M-I dirangkai, artinya penerima meminta kata terakhir di ulang. Ulangi kembali mengirim kata terakhir sebelum diteruskan kata-kata berikutnya.
  • Untuk menyatakan berita telah selesai dikirim dinyatakan dengan huruf A-R.
  • Tunggu sampai penerima mengirim huruf R yang berarti berita telah diterima dengan baik.

Beberapa sandi lainnya yang biasa digunakan dalam semafor adalah:

  1. U-R: berita siap dimulai
  2. M-K: geser kanan
  3. M-L: geser kiri.[3]

Untuk membuat sandi angka:

  • Diawali dengan memberi tanda angka (mode numerik) dengan cara bendera disilang membentuk huruf "X" di atas kepala atau posisi bendera 4-5.
  • Kirim angka dengan ketentuan:
    • Huruf A untuk angka 1
    • Huruf B untuk angka 2
    • Huruf C untuk angka 3
    • Huruf D untuk angka 4
    • Huruf E untuk angka 5
    • Huruf F untuk angka 6
    • Huruf G untuk angka 7
    • Huruf H untuk angka 8
    • Huruf I untuk angka 9
    • Huruf K untuk angka 0.
  • Untuk mengakhiri pengiriman angka kirim huruf "J" (mode alphabetik).[3]

Karakter semafor latin

30 karakter semafor abjad latin (melihat ke tukang pemberi sinyal).[10]

A atau 1
A atau 1
B atau 2
B atau 2
C atau 3Dimengerti
C atau 3
Dimengerti
D atau 4
D atau 4
E atau 5Galat (jika dilakukan 8 kali)
E atau 5
Galat (jika dilakukan 8 kali)
F atau 6
F atau 6
G atau 7
G atau 7
H atau 8
H atau 8
I atau 9
I atau 9
JMengakhiri pengiriman angka
J
Mengakhiri pengiriman angka
K atau 0
K atau 0
L
M
N
O
P
Q
R
S
T
U
V
W
X
Y
Z
Istirahat/spasi
Istirahat/spasi
Nomor (#)
Nomor (#)
Galat/minta perhatian
Galat/minta perhatian
Batal/anulirAbaikan sinyal sebelumnya
Batal/anulir
Abaikan sinyal sebelumnya

Karakter semafor kana

k s t n h m y r w
a 40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_9.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_3.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
あ ア
40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_8.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_3.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
か カ
40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_1.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_12.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
さ サ
40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_11.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_5.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
た タ
40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_1.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_3.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
な ナ
40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_10.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
は ハ
40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_9.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_5.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
ま マ
40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_8.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_4.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
や ヤ
40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_5.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_9.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
ら ラ
40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_2.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_9.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
わ ワ
i 40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_3.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_2.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
い イ
40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_6.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_2.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
き キ
40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_5.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_7.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
し シ
40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_7.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail40px-Japanese_Semaphore_Reversed_Basic_Stroke_2.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
ち チ
40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_6.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
に ニ
40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_1.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_7.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
ひ ヒ
40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_6.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_1.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
み ミ
* 40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_12.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
り リ
40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_6.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_12.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
ゐ ヰ
u 40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_6.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_9.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
う ウ
40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_11.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
く ク
40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_1.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_2.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_5.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
す ス
40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_12.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_3.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
つ ツ
40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_9.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_4.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
ぬ ヌ
40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_9.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
ふ フ
40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_7.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_5.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
む ム
40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_9.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_1.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
ゆ ユ
40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_3.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_7.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
る ル
*
e 40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_1.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail40px-Japanese_Semaphore_Reversed_Basic_Stroke_2.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_1.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
え エ
40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_7.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_3.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
け ケ
40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_9.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_7.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
せ セ
40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_6.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_3.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
て テ
40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_9.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_2.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_1.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
ね ネ
40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_4.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
へ ヘ
40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_3.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_5.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
め メ
* 40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_7.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
れ レ
40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_9.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_3.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_1.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
ゑ ヱ
o 40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_1.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_2.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_3.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
お オ
40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_8.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_1.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
こ コ
40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_5.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_3.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
そ ソ
40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_2.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_5.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
と ト
40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_3.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
の ノ
40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_1.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_2.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_10.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
ほ ホ
40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_6.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_7.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
も モ
40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_8.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_6.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
よ ヨ
40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_7.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_8.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
ろ ロ
40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_1.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_9.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
を ヲ
'n
40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_5.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail40px-Japanese_Semaphore_Basic_Stroke_1.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
ん ン
[11]

Penggunaan semafor dalam pramuka

Di Indonesia, semafor biasa diterapkan sebagai salah satu keahlian yang harus dimiliki dalam kegiatan pramuka.Biasanya kegiatan semafor ini diajarkan sejak dalam level pramuka siaga dan merupakan keterampilan yang dipraktikan pada acara perkemahan.[12] Namun seiring dengan semakin redupnya kegiatan pramuka di Indonesia, maka keterampilan semafor ini pun semakin jarang dikenal orang.

Budaya populer

Huruf yang dapat dibentuk oleh bendera semafor juga memiliki segi artistik dalam motif yang digunakan. Salah satu contohnya adalah dalam bendera yang digunakan oleh The Campaign for Nuclear Disarmament,[13] yang menggunakan simbol damai atau peace, pada tahun 1958. Simbol tersebut ternyata merupakan kombinasi huruf N dan D, yang berarti Nuclear Disarmament yang dikelilingi oleh lingkaran.

Contoh lainnya adalah album cover dari grup band The Beatles pada tahun 1965 yang albumnya berjudul HELP. Pada album cover tersebut tampak empat personel The Beatles sedang mengeja kata ‘‘HELP’’ dengan sandi semafor lewat tangan mereka.[14] Namun album cover ini dianggap tidak menarik dari segi estetik, sehingga untuk penjualan, album cover tersebut diperbaiki agar lebih estetik dan menarik, walaupun posisi tangan keempat anggota The Beatles menjadi tidak memiliki arti.[15]

Referensi

  1. "Arti Kata "semafor" Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia | KBBI.co.id". kbbi.co.id. Diakses tanggal 2026-02-15.
  2. 1 2 Tim Esensi (2012). Mengenal Gerakan Pramuka. ESENSI. hlm. 32. ISBN 308-370-029-0.{{cite book}}: Periksa nilai |isbn=: checksumPemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. 1 2 3 Anton Kristiadi (2021). Ensiklopedia Tematik Keterampilan Pramuka 5: Sandi dan Semapore. Borobudur Inspira Nusantara. ISBN 978-602-1151-18-1.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. Great Britain. Board of Trade (1952). The 1931 International Code of Signals: For visual and sound signaling. Ohio State University: U.S. Government Printing Office.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. Rumisih, M.Pd. (27 januari 2022). Buku Saku Pandu Bermutu. CV. Tatakata Grafika. ISBN 9786239880071.{{cite book}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  6. 1 2 R. Toto Sugiarto dkk (2021). Sejarah Pramuka Dunia Seri Ensiklopedi Sejarah Pramuka. Hikam Pustaka. hlm. 8. ISBN 9786233114493.{{cite book}}: line feed karakter dalam |title= pada posisi 22Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  7. Harmasto (2020). Menjadi Pramuka Penggalang. Guepedia. hlm. 116. ISBN 978-623-270-586-9.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  8. Kumpulan Kajian Etnomatematika (2019). Matematika Dalam Budaya. Penerbit Garudhawaca. hlm. 100. ISBN 9786026581815.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  9. Susilo, S. pd. 2012. Panduan Pramuka Penggalang. Nuansa Aulia Jakarta
  10. Reza Syehma Bahtiar, S.Pd., M.Pd. (2018). BUKU AJAR PENGEMBANGAN KEPRAMUKAAN (PDF). Surabaya: UWKS PRESS. ISBN 978-623-90079-8-0.{{cite book}}: line feed karakter dalam |title= pada posisi 10Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  11. "The Flag Signalling System in Japan". Web.archive.org. 2011-07-22. Diarsipkan dari asli tanggal 22 Juli 2011. Diakses tanggal 2013-10-10.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. Agus S. Dani, Budi Anwari. Buku Panduan Pramuka Siaga. Penerbit Andi. ISBN 9789792923889.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  13. Shaw, Martin (2024). The Campaign for Nuclear Disarmament. Short Histories. Agenda Publishing. ISBN 978-1-78821-777-4.
  14. Steve Matteo (2023). Act Naturally The Beatles on Film. Rowman & Littlefield Publishers. hlm. 146. ISBN 9781493059027.{{cite book}}: line feed karakter dalam |title= pada posisi 14Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  15. Utomo, Nugroho Wahyu. "Kisah di Balik Sampul Ikonik Help! milik The Beatles, Pemotretan yang Tidak Seusai Harapan Freeman - Suara Merdeka". Kisah di Balik Sampul Ikonik Help! milik The Beatles, Pemotretan yang Tidak Seusai Harapan Freeman - Suara Merdeka. Diakses tanggal 2026-02-15.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan