Senin, 19 Oktober 2026
02:51 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Seismik refleksi

Seismik refleksi

Bagikan:
Artikel ini memiliki beberapa masalah. Tolong bantu memperbaikinya atau diskusikan masalah-masalah ini di halaman pembicaraannya. (Pelajari bagaimana dan kapan saat yang tepat untuk menghapus templat pesan ini)
Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Seismik refleksi" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
250px-Types_of_noise_on_a_seismic_record.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Macam macam Gelombang Seismik. Top-left: air wave; top-right: head wave; bottom-left: surface wave; bottom-right: multiple.

Seismik Refleksi adalah salah satu dari dua metode seismik.[1] Seismik Refleksi termasuk metode geofisika eksplorasi yang menggunakan prinsip seismologi untuk dapat mengetahui sifat-sifat batuan yang ada di bawah permukaan bumi dari respon gelombang seismik refleksinya (gelombang pantul). Metode refleksi ini membutuhkan sumber energi sebagai sumber getarannya. Contoh sumber energinya seperti dinamit, seismik vibrator atau yang biasa disebut dengan Vibroseis, dan Air Gun. Hasil dari pengukuran seismik refleksi berupa penampang seismik yang memperlihatkan penampang lapisan di bawah permukaan bumi beserta strukturnya. [2] Sumber energi seismik refleksi menghasilkan getaran yang menjalar di bawah permukaan bumi yang kemudian akan terpantulkan kembali ke atas permukaan melalui bidang reflektor yang berupa batas lapisan batuan. Gelombang yang terpantulkan tersebut direkam dan diterima oleh alat perekam gelombang bernama geophone yang terpasang di permukaan.

Secara umum, metode seismik refleksi terbagi atas tiga bagian penting yaitu pertama adalah akuisisi data seismik, pengolahan data dan interpretasi data seismik.[3]

Akuisisi data seismik

250px-Diagram_of_a_marine_seismic_survey.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Contoh Akuisisi Data Seismik di laut

Akuisisi data seismik merupakan kegiatan untuk memperoleh data dari lapangan yang disurvey. Akuisisi yang baik sangat penting untuk mendapatkan data yang baik dan benar. Persiapan awal yang harus dilakukan adalah menentukan parameter-parameter lapangan yang cocok dari daerah survey. Penentuan parameter tersebut dilakukan untuk menetapkan parameter awal dalam suatu racangan survey yang dipilih sedemikian rupa sehingga dalam pelaksanaannya akan diperoleh informasi target selengkap mungkin dengan noise serendah mungkin. Di dalam survey kemungkinan pasti adanya masalah yang timbul pada saat pengukuran. Conthnya:

  1. Kedalaman Target
  2. Kualitas Refleksi
  3. Resolusi Vertikal yang di inginkan
  4. Kemiringan Target
  5. Ciri-ciri Jebakan
  6. Masalah Noise yang khusus
  7. Problem Logistik Team
  8. Proses Spesial yang di inginkan

Dari masalah yang timbul tersebut, cara untuk mengatasinya adalah dengan menentukan parameter-parameter yang diperlukan di lapangan. Parameter pokok yang berpengaruh pada kualitas data yaitu:

  1. Offset Terjauh dan Terdekat
  2. Grup Interval
  3. Ukuran Sumber Listrik
  4. Kedalaman Sumber
  5. Kelipatan Liputan (Fold Coverage)
  6. Laju Pencuplikan
  7. Tapis Potong Rendah (Low Cut Filter)
  8. Frekuensi Geophone
  9. Panjang Rekaman
  10. Rangkaian Geophone
  11. Larikan Bentang Geophone
  12. Panjang, Arah, dan Spasi Lintasan

Pengolahan data seismik

250px-Seg-y_picture.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Contoh Data Seismik

Pengolahan Data Seismik adalah proses pemrosesan data agar mendapatkan penampang seismik yang mewakili daerah bawah permukaan yang siap untuk diinterpretasikan. Tahap-tahap Pengolahan data seismik adalah:

  1. Pemrosesan Rutin data Seismik
  2. Proses Koreksi Statik
  3. Proses Konvolusi dan Koreasi
  4. Proses pembuatan Sintetik Seismogram
  5. Filtering (Filter frekuensi, wiener, spike, f-k dan lain-lain)
  6. Proses Migrasi
  7. Pemodelan Geometri

Interpretasi data seismik

Interpretasi data seismik untuk memperkirakan keadaan geologi di bawah permukaan dan bahkan juga untuk memperkirakan material batuan di bawah permukaan.Interpretasi data seismik meliputi:

  1. Indentifikasi Perubahan Amplitudo dan Struktur
  2. Garis Kontur
  3. Interpretasi Stratigrafi
  4. Interpretasi 3D, VSP, AVO
  5. Interpretasi Tomografi

Referensi

  1. ↑ Telford W.M. 2004. "Applied Geophysics: Second Edition"
  2. ↑ Sheriff, R. E., Geldart, L. P.1995. "Exploration Seismology: Second Edition"
  3. ↑ Sismanto. 1996. "Seismik Eksplorasi"

Pranala

Reflection Seismology

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan