Sabtu, 17 Oktober 2026
21:54 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Segitiga Polinesia

Segitiga Polinesia

Bagikan:
330px-Polynesia-triangle.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Segitiga Polinesia adalah wilayah geografis Samudra Pasifik dengan Hawaiʻi (1), Selandia Baru (Aotearoa) (2) dan Rapa Nui (3) di bagian sudutnya. Di tengah adalah Tahiti (5), dan Samoa (4) di bagian barat.

Segitiga Polinesia adalah wilayah Samudra Pasifik dengan tiga kelompok pulau di sudutnya: Hawaiʻi (sebelumnya "Kepulauam Sandwich"), Pulau Paskah (Rapa Nui) dan Selandia Baru (Aotearoa). Ini sering digunakan sebagai cara sederhana untuk mendefinisikan Polinesia.

Di luar segitiga, juga terdapat permukiman Polinesia jauh ke utara di Pulau Necker (Mokumanamana), jauh ke timur di Pulau Salas y Gómez (Motu Motiro Hiva), dan jauh ke selatan di Pulau Enderby (Motu Maha). Permukiman Polinesia juga pernah ada di Pulau Norfolk dan Pulau Kermadec (Rangitahua). Namun, pada saat orang Eropa pertama kali tiba, pulau-pulau tersebut semuanya tidak berpenghuni.

Saat ini, Orang-orang Polinesia yang paling banyak adalah Māori, Hawaii, Tonga, Samoa, Niue dan Tahiti. Bahasa asli dari segitiga yang luas ini adalah Bahasa Polinesia, yang di klasifikasikan oleh ahli bahasa sebagai bagian dari Subkelompok Oseanik dari Melayu-Polinesia. Berasal dari Bahasa Proto-Austronesia yang digunakan di Asia Tenggara 5,000 tahun yang lalu. Terdapat pula banyak pulau terluar Polinesia di luar segitiga di negara Melanesia dan Mikronesia.

Lihat pula

Pranala luar

Templat:Polinesia Templat:Wilayah di Oseania

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan