Minggu, 04 Oktober 2026
06:33 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Segitiga Terumbu Karang

Segitiga Terumbu Karang

Bagikan:
250px-Coral_Triangle_and_countries_participating_in_the_Coral_Triangle_Initiative.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Area geografis Segitiga Terumbu Karang

Segitiga Terumbu Karang adalah istilah geografis untuk perairan di Indonesia, Malaysia, Papua Nugini, Filipina, Kepulauan Solomon dan Timor Leste yang kaya akan terumbu karang. Segitiga Terumbu Karang dijadikan oleh World Wildlife Fund sebagai salah satu dari prioritas utama konservasi kehidupan maritim yang diluncurkan pada tahun 2007.[1] Segitiga Terumbu Karang meliputi wilayah lebih dari 6.500.000 km², dengan lebih dari 600 spesies terumbu karang dan meliputi 75% semua spesies terumbu karang yang ada di dunia. Lebih dari 3.000 spesies ikan tinggal di Segitiga Terumbu Karang, termasuk ikan terbesar hiu paus, dan fosil hidup coelacanth.

Keanekaragaman hayati

Segitiga Terumbu Karang dikenal sebagai pusat keanekaragaman hayati laut global. Ekosistem terumbu karang, padang lamun, dan hutan bakau di kawasan ini berfungsi sebagai tempat pemijahan dan pembesaran bagi banyak spesies laut. Habitat tersebut memainkan peran penting dalam rantai makanan laut dan stabilitas ekosistem samudra. Selain nilai ekologisnya, ekosistem di kawasan ini juga menyediakan berbagai jasa lingkungan dan sosial-ekonomi. Terumbu karang dan mangrove membantu mengatur iklim lokal, melindungi wilayah pesisir dari badai dan abrasi, serta menjadi sumber mata pencaharian dan ketahanan pangan bagi jutaan masyarakat pesisir di negara-negara yang berada di dalam kawasan Segitiga Terumbu Karang.[2]

Galeri

Referensi

  1. ↑ WWF Coral Triangle Program
  2. ↑ "The Coral Triangle: Amazon of the seas". Oceanographic (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2026-03-26.

Pranala luar


20px-Flag-map-of-philippines.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik geografi atau tempat Filipina ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan