Penulis naskah atau penulis skenario adalah penulis yang memiliki kemampuan dalam penulisan skenario, bertugas menulis skenario di media massa seperti film, acara televisi, komik, atau permainan video.
Peran penulis naskah memiliki pengaruh yang besar terhadap proses penyampaian pesan dalam sebuah film sebab naskah yang disusun menjadi salah satu landasan utama dalam mewujudkan cerita ke dalam bentuk audiovisual. Dalam prosesnya, seorang penulis naskah berperan sebagai pihak yang akan menerjemahkan ide atau konsep maupun gagasan cerita ke dalam bentuk tulisan, seperti skenario, dialog, karakter, dan rangkaian alur cerita.[butuh rujukan]
Menulis skenario adalah profesi tenaga lepas. Tak ada pendidikan tertentu yang dibutuhkan untuk menjadi seorang penulis skenario profesional, yang diperlukan hanyalah kemampuan bercerita yang baik, keahlian mengarang, dan imajinasi.[1]
Perbedaan antara penulis skenario profesional dan amatir antara lain terletak pada aspek perwakilan profesional. Penulis skenario profesional umumnya diwakili oleh agen bakat yang secara khusus menangani kepentingan bisnis dalam bidang penulisan skenario. Agen tersebut dapat menjalankan fungsi perwakilan dalam aspek hukum, keuangan, serta urusan profesional lainnya yang berkaitan dengan pekerjaan penulis skenario. Penulis skenario profesional pada umumnya memeroleh kompensasi atas pekerjaan yang dilakukan dan jarang bekerja tanpa bayaran.[2]
Banyak calon penulis skenario berupaya memasuki industri film. Proses tersebut umumnya melibatkan pengalaman berulang, egagalan, serta ketekunan dalam jangka panjang sebelum mencapai keberhasilan. Dalam buku Writing Screenplays That Sell, Michael Hague menyatakan bahwa skenario menempati posisi yang serupa dengan konsep "Novel Agung Amerika" pada paruh pertama abad ke-20. Menurut Hague, aspirasi untuk memeroleh pengakuan melalui penerbitan karya sastra kemudian berkembang menjadi keinginan untuk melihat karya tersebut diproduksi dan ditayangkan melalui layar lebar maupun layar televisi. [3]
Seiring berkembangnya penulisan skenario, berbagai metode dikembangkan untuk membantu penulis menyusun struktur dan alur cerita. salah satunya adalah metode yang diperkenalkan Blake Snyder dalam bukunya Save the Cat! The Last Book on Screenwriting You'll Ever Need, Snyder memperkenalkan Beat Sheet yang menjadi sebuah kerangka untuk membagi cerita ke dalam 15 titik utama atau beats yang digunakan untuk memetakan perkembangan alur cerita dalam sebuah skenario.[4]
Lihat pula
Referensi
- ↑ Hauge, Michael (1991). Writing Screenplays That Sell.
- ↑ Bielby, William T.; Bielby, Denise D. (1999-02-01). "Organizational Mediation of Project-Based Labor Markets: Talent Agencies and the Careers of Screenwriters*". American Sociological Review (dalam bahasa Inggris). 64 (1). SAGE Publications Inc: 64–85. doi:10.1177/000312249906400106. ISSN 0003-1224.
- ↑ Michael Hauge (1991). Writing screenplays that sell. Internet Archive. HarperPerennial. ISBN 978-0-06-272500-4.
- ↑ Snyder, Blake (2005). Save the Cat!: The Last Book on Screenwriting You'll Ever Need. United States: Michael Wiese Productions. hlm. 105. ISBN 978-1-932907-00-1.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
| |||||||||||||||||
| |||||||||||||||||
| |||||||||||||||||
| |||||||||||||||||
| Internasional | |
|---|---|
| Nasional | |
| Seniman | |
| Lain-lain | |
Artikel bertopik pekerjaan atau profesi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |