Selasa, 13 Oktober 2026
20:06 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Kindang

Kindang

Bagikan:
Scatophagidae
Rentang waktu: Eocene–Recent
250px-ScatophagusArgus.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Scatophagus argus
Klasifikasi ilmiah
Domain:
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Superfamili:
Famili:
Scatophagidae

Gill, 1883[1]
Genus[2]
Sinonim[1]

Prenidae Whiley, 1956

Artikel takson sembarang

Scatophagidae atau kindang (bahasa Inggris : scat) adalah keluarga kecil ikan bersirip kipas dalam ordo Perciformes. Mereka ditemukan di kawasan Indo-Pasifik. Salah satu spesiesnya telah diperkenalkan di tempat lain.

Sejarah Taksonomi beserta Penamaan

Scatophagidae pertama kali secara resmi dideskripsikan sebagai sebuah keluarga pada tahun 1883 oleh iktiologis asal Amerika Serikat, Theodore Nicholas Gill.[1] Mereka diklasifikasikan dalam superfamili Siganiodea bersamaan dengan ikan baronang (famili Siganidae), dalam subordo Percoidei dalam Fishes of the World edisi ke-5.[3] Otoritas lain telah mengklasifikasikannya dalam keluarga acanthuridae, ordo Acanthuriformes,[4] atau sebagai incertae sedis dalam seri Eupercaria.[5] Nama famili ini berasal dari genus Scatophagus, dan merupakan gabungan dari kata skatos yang berarti "kotoran" dengan phaga yang artinya "makan".[6]

Karakteristik

Scatophagidae memiliki tubuh yang sangat padat dan lonjong. Punggung kepalanya menjulang tajam ke tengkuk, memiliki moncong bulat, dan memliki ruang di antara mata. Mulut kecilnya horizontal dan tidak bisa menonjol, serta memiliki beberapa baris bulu kecil seperti gigi di rahangnya. Tidak terdapat gigi di langit-langit mulutnya. Sirip punggungnya memiliki 11-12 duri yang kuat dan 16-18 duri lunak, duri pertama terletak rata dan ada sayatan yang dalam di antara bagian sirip yang berduri dan lunak. Sirip duburnya memiliki 4 duri yang kuat dan 13-16 jari lunak dan sirip dada yang relatif kecil memiliki 16-17 jari. Sirip ekor mungkin terpotong atau agak tipis. Kepala dan tubuhnya ditutupi dengan sisik ctenoid kecil, dan sisik ini mencapai bagian sirip punggung dan dubur yang disinari lembut. Tidak ada duri atau gerigi pada tulang operkular. Warnanya keperakan atau kehijauan yang ditandai dengan bintik atau batang yang lebih gelap.[7] memiliki panjang total maksimum bervariasi mulai dari 9 cm pada spesies Selenotoca papuensis hingga 40 cm pada spesies Selenotoca multifasciata.[4]

Persebaran

Scatophagidae berasal dari Samudera Hindia dan Pasifik, dimulai dari pesisir timur Afrika hingga Pasifik barat.[4] Ikan kiper (Scatophagus argus) telah diperkenalkan ke Malta, di mana ia telah menjadi spesies yang menetap, dan telah tercatat berasal dari Florida.[8] Ikan kiper ditemukan di pelabuhan, muara payau, dan bagian hilir aliran air tawar.[7]

Perilaku

Scatophagidae biasanya hidup bergerombol, dan pada siang hari mereka makan berbagai invertebrata bentik, detritus dasar, ganggang, dan sampah.[7]

Referensi

  1. 1 2 3 Richard van der Laan; William N. Eschmeyer & Ronald Fricke (2014). "Family-group names of Recent fishes". Zootaxa. 3882 (2): 001–230. Diakses tanggal 24 Juli 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Froese, Rainer, and Daniel Pauly, eds. (2021). "Scatophagidae" in FishBase. June 2021 version.
  3. ↑ J. S. Nelson; T. C. Grande; M. V. H. Wilson (2016). Fishes of the World (Edisi 5th). Wiley. hlm. 462–463. ISBN 978-1-118-34233-6.
  4. 1 2 3 Froese, Rainer, and Daniel Pauly, eds. (2021). "Acanthuriformes" in FishBase. June 2021 version.
  5. ↑ Betancur-R, R.; Wiley, E.O.; Arratia, G.; et al. (2017). "Phylogenetic classification of bony fishes". BMC Evolutionary Biology. 17 (162). doi:10.1186/s12862-017-0958-3. PMC 5501477.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  6. ↑ Christopher Scharpf & Kenneth J. Lazara, ed. (12 Januari 2021). "Order Acanthuriformes (part 2): Families Ephippidae, Leiognathidae, Scatophagidae, Antigoniidae, Siganidae, Caproidae, Luvaridae, Zanclidae and Acanthuridae". The ETYFish Project Fish Name Etymology Database. Christopher Scharpf and Kenneth J. Lazara. Diakses tanggal 17 Agustus 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. 1 2 3 "Scatophagidae" (PDF). FAO Species Identification Sheets. FAO. Diakses tanggal 18 Agustus 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ Schofield, P.J. (2021). "Scatophagus argus (Linnaeus, 1766)". Nonindigenous Aquatic Species Database, Gainesville, FL. U.S. Geological Survey. Diakses tanggal 18 Agustus 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan