Senin, 21 September 2026
09:02 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Sayembara

Sayembara (Sanskerta: स्वयंवर ; Swayamvara), pada zaman India Kuno, adalah usaha untuk memilih pasangan hidup di antara sederetan para peminang oleh gadis yang cukup umur untuk menikah. "Swayam" dalam bahasa Sanskerta berarti "sendiri" dan "Vara" berarti "memilih" atau "menginginkan".

Dalam pelaksanaannya, ayah si gadis memutuskan untuk mengadakan sayembara memperebutkan puterinya pada saat dan waktu yang tepat, dan menyebarkan berita tersebut ke penjuru negeri. Para raja biasanya mengirim utusannya ke luar negeri dan menyebarkan berita tersebut kepada masyarakat.

Pada hari dan tempat yang telah ditentukan, sederetan peminang datang ke rumah si gadis dan melamarnya. Si gadis dan keluarganya memilih salah satu di antara daftar para peminang, kadang kala menentukan hasilnya setelah peminang melaksanakan berbagai syarat tertentu. Ketika si gadis sudah menentukan pilihannya, ia mengalungkan karangan bunga kepada calon suaminya dan upacara pernikahan dilaksanakan dengan segera.

Contoh sayembara

Rama dan Sita

Dalam wiracarita Ramayana, Sita menikahi Rama yang mampu mengangkat Shiva Dhanush (busur Siwa) dan memasangkan tali busurnya.

Sayembara Dropadi

Untuk Dropadi, puteri Raja Drupada dari Kerajaan Panchala dalam Mahabharata, para kandidat harus menembak mata ikan dengan busur dan panah. Ikan tersebut hanyalah sebuah gambar pada roda, yang berputar pada sebuah poros (tongkat). Poros tersebut diletakkan pada kolam yang dipenuhi air. Peminang harus menembus mata ikan dengan panah hanya dengan melihat pantulannya yang terjadi pada permukaan air di kolam. Pangeran Arjuna, yaitu anak ketiga di antara Pandawa, berhasil menembak ikan tersebut. Dropadi mendiskualifikasi Karna dari kontes itu karena ia bukan seorang Kshatriya murni.

Nala dan Damayanti

Sayembara yang terkenal dalam Mahabharata juga ditemukan dalam kisah Damayanti yang memilih Nala sebagai suaminya, melawan kehendak para dewa.

Prithviraj dan Sanyogita

Raja Jaichanda dari Kannauja mengadakan sayembara untuk puterinya, Sanyogita, yang jatuh cinta terhadap Prithviraj Chohan, musuh ayahnya. Untuk menghina Prithviraj, Jaichanda memasang patung yang mirip Prithviraj sebagai penjaga gerbang tempat sayembara. Saat sayembara, Samyukta pergi dan memberi patung itu karangan bunga. Prithviraj yang bersembunyi di dekatnya, menaikkan Samyukta ke atas kudanya dan melarikan diri bersamanya.

Bharat Matrimony

Konsep sayembara masih berlanjut hingga sekarang namun dengan perbedaan. Dalam seyembara masa lalu para pangeran dari kerajaan tetangga berkumpul di tempat sang pengantin dan yang paling layak dan yang paling tangkas di antara mereka semua akhirnya berhak menikahi sang puteri.

Namun Sayembara masa kini lebih berbelit-belit. Beberapa anak muda, baik pria maupun wanita bertemu di tempat umum, berinteraksi dan kadang-kadang memilih pasangan. Belakangan ini, sebuah situs pernikahan di Internet yang disebut BharatMatrimony.com mengadakan semacam acara yang disebut Mega Swayamvaram 2007 di Chennai, India. Acara itu sukses besar dan lebih dari 10.000 bujangan dari berbagai kasta di komunitas Tamil diterima.

Pranala luar

40px-India_geo_stub.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik India ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan