Rabu, 28 Oktober 2026
01:49 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung

Sate penyu

variasi makanan khas Indonesia

Bagikan:

Sate penyu, adalah sejenis sate yang dibuat dari daging penyu. Sate ini dahulu banyak disajikan dan dijajakan di Bali.[butuh rujukan]

Sejak tahun 1990an konsumsi sate penyu menurun karena masyarakat yang sering mengonsumsi sate ini mulai wawas diri. Selain daging penyu berkolesterol tinggi dan keberadaannya sulit ditemukan, penyu juga merupakan hewan dilindungi diatur dalam Undang Undang No 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.[1]

Penipuan

Banyak pedagang yang mengaku berjualan sate penyu, mungkin pedagang mengaku mendapat penyu dalam waktu seminggu sekali, namun kenyataanya dalam seminggu pun keberadaan penyu sulit ditemukan, sate yang dijual sebenarnya merupakan sate babi, beberapa warung di daerah Kuta yang dulunya berjualan sate penyu sudah beralih ke sate babi.[2]

Referensi

  1. ↑ Bali Sea Turtle Society, Perlindungan Penyu di Indonesia, diarsipkan dari asli tanggal 2017-11-07, diakses tanggal 3 Mei 2019
  2. ↑ "BKSDA Ingatkan Penipuan Warung Sate Penyu". ANTARA News Bali. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-04-03. Diakses tanggal 2026-10-06.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan