Minggu, 18 Oktober 2026
22:09 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Kapusin berumbai

Kapusin berumbai

Bagikan:
Kapusin berumbai[1]
250px-Tufted_capuchin_on_a_branch_in_Singapore.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Di River Wonders, Singapura
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Primata
Subordo: Haplorhini
Infraordo: Simiiformes
Famili: Cebidae
Genus: Sapajus
Spesies:
S. apella
Nama binomial
Sapajus apella
Subspesies

Sapajus apella macrocephalus Sapajus apella apella

250px-Cebus_apella_distribution.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta sebaran spesies bedasarkan taksonomi oleh IUCN
250px-Cebus_macrocephalus_distribution.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebaran subspesies macrocephalus
Sinonim
  • Cebus apella Linnaeus, 1758
  • Simia apella Linnaeus, 1758
  • Simia fatuellus Linnaeus, 1766

Kapusin berumbai (Sapajus apella), atau yang juga dikenal sebagai kapusin cokelat, kapusin kepala-hitam, atau monyet pin, adalah sebuah spesies primata omnivor Dunia Baru dari Amerika Selatan dan Pulau Trinidad serta Margarita di Kepulauan Karibia. Pada definisi taksonomis sebelumnya, spesies ini mewakili primata yang paling tersebar luas di Neotropis, tetapi belakangan telah disarankan untuk menjadikan kapusin loreng-hitam, kapusin hitam dan kapusin kepala-besar sebagai spesiesnya sendiri dalam sebuah genus baru, sehingga mengurangi persebaran kapusin berumbai hingga hanya di Cekungan Amazon dan di daerah sekitarnya. Namun, kapusin kepala-besar (S. a. macrocephalus), sebelumnya didefinisikan sebagai spesiesnya sendiri, telah diklasifikasikan ulang menjadi subspesies dari kapusin berumbai, sehingga membesar sebarannya hingga Peru dan Ekuador di timur dan Bolivia ke selatan.[3]

Referensi

  1. ↑ Groves, C.P. (2005). Wilson, D.E.; Reeder, D.M. (ed.). Mammal Species of the World: A Taxonomic and Geographic Reference (Edisi 3). Baltimore: Johns Hopkins University Press. hlm. 137. ISBN 0-801-88221-4. OCLC 62265494.
  2. ↑ Boubli, J.P., Stevenson, P.R., Palacios, E., de la Torre, S., Ravetta, A.L., Messias, M.R., Carvalho, A.S. & Mittermeier, R.A. 2021. Sapajus apella (amended version of 2020 assessment). The IUCN Red List of Threatened Species 2021: e.T172351505A192594550. Sapajus apella - Black-capped Capuchin. Downloaded on 26 August 2021.
  3. ↑ Lima, Marcela G. M.; Silva-Júnior, José de Sousa e; Černý, David; Buckner, Janet C.; Aleixo, Alexandre; Chang, Jonathan; Zheng, Jimmy; Alfaro, Michael E.; Martins, Amely; Di Fiore, Anthony; Boubli, Jean P. (1 Juli 2018). "A phylogenomic perspective on the robust capuchin monkey (Sapajus) radiation: First evidence for extensive population admixture across South America". Molecular Phylogenetics and Evolution (dalam bahasa Inggris). 124: 137–150. doi:10.1016/j.ympev.2018.02.023. ISSN 1055-7903. PMID 29545109. S2CID 4589398.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan