Sabtu, 17 Oktober 2026
16:36 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Samudra kosmik

Samudra kosmik

Bagikan:
250px-The_Cosmic_Ocean_Reveals_Brahma%2C_Vishnu%2C_and_Shiva.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
"Samudra Kosmik Mengeluarkan Brahma, Wisnu dan Siwa

Samudra kosmik atau sungai surgawi adalah sebuah motif mitologi yang ditemukan dalam mitologi dari banyak budaya dan peradaban, mewakili dunia atau kosmos yang terbungkus oleh perairan primordial.

Dalam mitos penciptaan, perairan primordial sering kali dikisahkan pada awalnya mengisi seluruh alam semesta, menjadi sumber pertama dari kosmos para dewa dengan penciptaan membuat alam yang ditinggali dipisahkan dari perairan yang terbungkus.[1]

Frāxkard (bahasa Persia Pertengahan:plʾhwklt, Avestan: Vourukaša; juga disebut Warkaš dalam bahasa Persia Pertengahan) adalah nama dari samudera kosmik.[2]

Dalam kisah penciptaan pertama dalam Alkitab, hanya ada Bumi dan air dalam keadaan tak terurus: "Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air." (...). (Kejadian 1:2) Dunia juga diciptakan sebagai ruang di dalam air, dan sehingga mengelilinginya, "Berfirmanlah Allah: "Jadilah cakrawala di tengah segala air untuk memisahkan air dari air."' " (Kejadian 1:6).

Catatan

  1. ↑ Stiessel, Lena (1995). Skapelsemyter från hela världen. Almquist & Wiksell. ISBN 91-21-14467-2.
  2. ↑ http://www.iranicaonline.org/articles/fraxkard-


Ikon rintisan

Artikel bertopik mitologi, mitos, atau legenda ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan