Jumat, 30 Oktober 2026
13:34 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Dinasti Sallariyah

Dinasti Sallariyah

Bagikan:
Dinasti Sallariyah
سالاریان
919–1062
Peta Dinasti Sallariyah pada masa kejayaannya
Peta Dinasti Sallariyah pada masa kejayaannya
StatusMonarki
Ibu kotaTarom
Bahasa umumPersia, Daylam
Agama Islam
Raja 
• 919–941
Muhammad bin Musafir (pertama)
• 1050–1062(?)
Musafir bin Ibrahim II (terakhir)
Era SejarahAbad Pertengahan
• Didirikan
919
• Dibubarkan
1062
Didahului olehDigantikan oleh
dnsDinasti
Sajiyah
Negara Nizari Ismaili
Shaddadiyah
Rawadiyah
Sekarang bagian dariArmenia
Azerbaijan
Iran

Dinasti Sallariyah (bahasa Persia: سالاریان), (juga dikenal sebagai Musafiriyah atau Langariyah) adalah dinasti Muslim asal Daylam, yang memerintah di Tarom, Samiran, Daylam, Gilan dan selanjutnya Azerbaijan, Arran, dan beberapa distrik di Armenia Timur pada paruh kedua abad ke-10.[1] Mereka merupakan bagian dari periode dalam sejarah yang diberi nama Intermezzo Iran,[2] periode yang menyaksikan kebangkitan dinasti asli Iran selama abad ke-9 hingga ke-11.

Referensi

  1. ↑ Clifford Edmund Bosworth, The New Islamic Dynasties, 148-149. "..their centres at Tarum and Samiran, and then in Azerbaijan and Arran..", "..into Azerbaijan, Arran, some districts of Eastern Armenia and as far as Darband in the Caspian coast."
  2. ↑ V. Minorsky, Studies in Caucasian History, Cambridge University Press, 1957. pg 110


Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan