Jumat, 23 Oktober 2026
17:39 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Salib Sejati

Salib Sejati

Bagikan:
330px-Giotto_Crucifixion.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lukisan penyaliban Yesus Kristus oleh Giotto.

Salib Sejati adalah sisa-sisa salib yang diyakini sebagai salib Yesus Kristus.[1]

Menurut sejarawan seperti Socrates Scholasticus, Helena (c. AD 250 – c. AD 330), ibu dari Kaisar Konstantinus I, berkelana ke Tanah Suci (menurut sejarawan tahun 326-28), mendirikan gereja dan bantuan untuk orang miskin. Setelah itu, menurut sejarawan seperti Gelasius dari Kaisaria dan Eusebius dari Kaisaria, ia menemukan tiga salib yang diyakini merupakan salib Yesus dan dua pencuri yang disalib bersamanya, Dismas dan Gestas, dan melalui mukjizat di antara ketiga salib tersebut Salib Sejati ditunjukkan.

Banyak gereja yang menyimpan sisa-sisa yang diyakini sebagai sisa Salib Sejati. Kebenarannya tidak diterima oleh semua tradisi Kristen dan keakuratan penemuannya dipertanyakan oleh beberapa orang Kristen.[2]

Catatan kaki

  1. ↑ Sources for the legend of Helena and the invention of the True Cross are explored in detail in J.W. Drijvers, Helena Augusta, the Mother of Constantine the Great and the Legend of her Finding of the True Cross (Leiden, 1992).
  2. ↑ Drijvers 1992.

Lihat pula

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai True Cross.


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan