Selasa, 22 September 2026
18:42 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
Küçük Mehmet Sait Pasha

Küçük Mehmet Sait Pasha

Mehmed_Said_Pasha.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Mehmet Sait Pasha

Küçük Mehmet Sait Pasha (Erzurum, 1830 - Istanbul, 1 Maret 1914) dalam negara Usmaniyah berpindah-pindah menduduki berbagai jabatan, di antaranya ialah Direktur Percetakan Negara di Istambul dan direktur surat kabar Taqwim Waqo’i.

Setelah Abd-ul-Hamid II menjadi khalifah, Said Pasha menduduki beberapa jabatan yang di antaranya sangat penting, seperti Kepala Tata Usaha Almabin, yang menjadi penghubung istana, pemerintahan dan pengawas urusan dalam negeri.

Ia diasingkan ke Hüdavendigâr (kini Bursa) setelah insiden Ali Suavi yang berusaha mengembalikan Sultan Murad V ke tampuk kekuasaan menggantikan Sultan Abd-ul-Hamid II. Setelah surat pengampunannya dikeluarkan, ia bekerja dengan berbagai jabatan seperti pengawas peradilan dan Menteri Besar. Pada saat gerakan Ittihat ve Terakki (Persatuan dan Kemajuan) memasuki Istambul, ia dipilih sebagai Ketua Majelis Nasional dan terjadilah peristiwa 31 Maret.

Pada pertemuan pertamanya, Majelis Nasional memutuskan untuk mencopot Sultan Abd-ul-Hamid II. Pada 1911, Said Pasha menjadi Menteri Besar pemerintahan Turki Muda. Karena rekomendasi Ittihat ve Terakki pula Said Pasha menjadi ketua Majelis. Pada masa Menteri Besar Mahmut Sevket Pasha, ia mengepalai Majelis Syura Negara pada 1913 dan setelah itu menjadi ketua Ayan Meclisi.

Didahului oleh:
Arifi Pasha
Menteri Ketua Utsmaniyah
1879–1880
Diteruskan oleh:
Mehmed Kadri Pasha
Didahului oleh:
Mehmed Kadri Pasha
Menteri Ketua Utsmaniyah
1880–1882
Diteruskan oleh:
Nureddin Pasha
Didahului oleh:
Nureddin Pasha
Menteri Ketua Utsmaniyah
1882
Diteruskan oleh:
Ahmed Vefik Pasha
Didahului oleh:
Ahmed Vefik Pasha
Wazir Agung
1882–1885
Diteruskan oleh:
Mehmed Kamil Pasha
Didahului oleh:
Ahmed Cevad Pasha
Wazir Agung
1895
Diteruskan oleh:
Mehmed Kamil Pasha
Didahului oleh:
Halil Rifat Pasha
Wazir Agung
1901–1903
Diteruskan oleh:
Mehmed Ferid Pasha
Didahului oleh:
Mehmed Ferid Pasha
Wazir Agung
1908
Diteruskan oleh:
Mehmed Kamil Pasha
Didahului oleh:
Ibrahim Hakki Pasha
Wazir Agung
1911–1912
Diteruskan oleh:
Ahmed Muhtar Pasha
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan