Jumat, 16 Oktober 2026
18:18 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super
Kadipaten Sachsen-Wittenberg

Kadipaten Sachsen-Wittenberg

Bagikan:
Kadipaten Sachsen-Wittenberg
Herzogtum Sachsen-Wittenberg
1296–1356
Lambang Sachsen-Wittenberg
Lambang
Kadipaten Sachsen-Wittenberg (hijau tua)
Kadipaten Sachsen-Wittenberg (hijau tua)
StatusVasal
Ibu kotaWittenberg
PemerintahanKepangeranan
Adipati 
• 1296–1298
Albert II dari Ascania
• 1298–1356
Rudolph I dari Ascania
Era SejarahAbad Pertengahan
• Dipisah dari Sachsen
1296
• Elektorat
1356
• Diberi kepada markgraf Meissen dari Wangsa Wettin
1423
Didahului olehDigantikan oleh
40px-Coat_of_arms_of_Lower_Saxony.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Kadipaten Sachsen
Elektorat Sachsen 40px-Blason_Jean-Georges_IV_de_Saxe.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Kadipaten Sachsen-Wittenberg (bahasa Jerman:Herzogtum Sachsen-Wittenberg) adalah sebuah kadipaten di Kekaisaran Romawi Suci yang beribu kota di Wittenberg. Kadipaten ini didirikan setelah pembubaran Kadipaten Sachsen.

Kadipaten Sachsen-Wittenberg dipimpin oleh penguasa dari Wangsa Ascania. Wangsa tersebut berhasil membuat status kadipaten ini dinaikan menjadi Elektorat Sachsen berdasarkan Piagam Emas 1356.

Bibliografi

  • Cordula Bornefeld, "Die Herzöge von Sachsen-Lauenburg", dalam buku: Die Fürsten des Landes: Herzöge und Grafen von Schleswig, Holstein und Lauenburg [De slevigske hertuger], Carsten Porskrog Rasmussen (ed.) atas nama Gesellschaft für Schleswig-Holsteinische Geschichte, Neumünster: Wachholtz, 2008. ISBN 978-3-529-02606-5


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan