Kamis, 05 November 2026
14:27 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Partai Buruh Demokrat Sosial (Belanda)

Partai Buruh Demokrat Sosial (Belanda)

partai politik di Belanda

Bagikan:
250px-Miranda_%28S.D.A.P%29.jpeg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Partai Buruh Demokrat Sosial

Partai Buruh Demokrat Sosial (bahasa Belanda:Sociaal-Democratische Arbeiderspartij, SDAP) merupakan partai politik sosialis di Belanda dan pendahulu dari Partai Buruh (PvdA).

Sejarah

1893-1904

SDAP didirikan oleh anggota Liga Sosial-Demokrat (SDB) setelah terjadi konflik antara faksi anarkis dan reformis. Ketika Konferensi Partai SDB pada 1893 di Groningen, mayoritas memilih untuk berhenti ikut serta dalam pemilu. Mereka takut bahwa kegiatan parlementer akan menjauhkan kaum sosialis dari sosialisme yang sebenarnya. Anggota minoritas yang dipimpin oleh Pieter Jelles Troelstra mencoba untuk mencegah hal ini, dan keluar dari partai untuk kemudian mendirikan partai baru. Pendirian partai baru ini menimbulkan kontroversi dalam pergerakan sosialis, karena Troelstra dipandang sebagai kekuatan borjuis yang telah menghancurkan kesatuan SDB dan pergerakan sosialis. Ketika elemen anarkis mulai mendapat kontrol dalam SDB, tokoh penting regional SDB bergabung dengan kelompok di sekitar Troelstra. Bersama-sama mereka membentuk sebuah kelompok yang disebut " dua belas rasul". Kedua belas rasul hampir semua berasal dari provinsi dari Fryslan dan Groningen atau dari kota-kota besar seperti Amsterdam dan Rotterdam, dan sebagian besar adalah laki-laki berpendidikan dalam pekerjaan borjuis seperti guru, pendeta atau pengacara. Oleh karena itulah anggota SDB dan sosialis lainnya mengejek SDAP dengan tidak menyebut sebagai partai pekerja, tapi sebagai partai guru (Belanda: Schoolmeesters), pendeta (Belanda: Dominees) dan pengacara (Belanda: Advocaten) yang sama akronimnya dengan SDAP.

Hubungan dengan Partai Lain

Antara 1897 dan 1919 SDAP mendukung politikus liberal yang mendukung hak pilih universal di beberapa distrik. Beberapa pemerintahan minoritas liberal juga didukung oleh kaum sosialis. Hubungan ini memburuk setelah SDAP tidak bersedia bergabung dengan kabinet sosialis/liberal pada 1913 dan kesalahan Troelstra (pada 1918). Selain itu, hak pilih universal, tujuan yang mempersatukan kaum sosialis dan liberal, disahkan pada 1918.

Lihat pula

Daftar Pustaka

  • J. Perry, P. J. Knegtmans, D. F. J. Bosscher, F. Becker dan P. Kaima (1994). Honderd jaar sociaal-democratie in Nederland 1894-1994. Amsterdam: Uitgeverij Bert Bakker.
  • H. de Vos. (1976) Geschiedenis van het socialisme in Nederland, in het kader van zijn tijd, deel 1. Baarn: Het wereldvenster
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan