Minggu, 01 November 2026
17:23 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Ryan X-13 Vertijet

Ryan X-13 Vertijet

Bagikan:
250px-Ryan_X-13.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Ryan_X-13_test%2C_view_from_above.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Ryan X-13 Vertijet(Model 69) adalah pesawat terbang eksperimental Vertical Take-Off and Landing di Amerika Serikat pada 1950-an. Tujuan utama dari proyek ini adalah untuk menunjukkan kemampuan jet murni untuk lepas landas vertikal, melayang-layang, transisi ke penerbangan maju horisontal, dan mendarat secara vertikal.

Sejarah

Prototip X-13 Vertijet, dibuat oleh perusahaan Ryan Aeronautical yang mendapat kontrak dari angkatan udara AS pada tahun 1947. Tugasnya menyelidiki kemungkinan untuk merancang fighter VTOL dengan pendorong mesin jet. Dan pada tahun 1953 kontrak itu dilanjutkan lagi guna merealisasikan konsep jet fighter berteknologi VTOL itu. Maka dibuatlah dua prototip, X-13#1-USAF54-1619 dan X-13#2-USAF54-1620. Keduanya menggunakan mesin turbojet Rolls-Royce Avon sebagai pendorong. Prototip X-13#1-USAF54-1619 di terbangkan pada tanggal 10 Desember 1955 untuk menguji kualitas aerodinamik-nya. Sedangkan X-13#2-USAF 54-1620 yang diterbang pada tanggal 28 Mei 1956, dikhususkan untuk menguji kualitas Hovering (terbang mengambang dalam posisi diam di udara). Walaupun dinilai berhasil, bahkan sempat ditunjukkan di Washington DC dan mendarat di Pentagon, angkatan udara AS tidak melanjutkan pengembangan X-13 Vertijet ini karena kurangnya kebutuhan operasional. Dan pada bulan Mei 1959 kedua prototip itu dimasukkan dalam musium penelitian dan pengembangan penerbangan di Dayton – Ohio.

Lihat pula

Pesawat sebanding dalam peran, konfigurasi, dan era
Daftar terkait

Referensi

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Ryan X-13.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan