Sabtu, 24 Oktober 2026
03:34 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Amerika Rusia

Amerika Rusia

koloni Rusia di Amerika Utara pada abad ke-19 hingga tahun 1867

Bagikan:
Amerika Rusia
Русская Америка
1799–1867
Lambang Alaska
Lambang
Amerika Rusia
Amerika Rusia
StatusKoloni Rusia
Ibu kotaKodiak (1799–1804)
Novoarkhangelsk
Gubernur 
• 1799-1818 (pertama)
Alexandr Baranov
• 1863-1867 (kedua)
Dmitri Maksutov
Sejarah 
8 Juli 1799
18 Oktober 1867
Didahului olehDigantikan oleh
Pribumi Alaska
Alta California
krjKerajaan
Hawaii
Departmen Alaska
Alta California
krjKerajaan
Hawaii
Sekarang bagian dariAmerika Serikat

Amerika Rusia (bahasa Rusia:Русская Америка, translit. Russkaya Amerika) adalah nama yang digunakan untuk jajahan Rusia di Amerika antara tahun 1799 hingga 1867. Amerika Rusia terdiri dari wilayah Alaska, pos-pos kecil di California, dan tiga benteng di Hawaii, seperti Benteng Rusia Elizabeth.

Setelah tiba pertama kali di Alaska pada pertengahan abad ke-18, Kekaisaran Rusia memproklamirkan kekuasaannya atas wilaya tersebut dengan piagam yang dibuat pada tahun 1799, memberikan hak monopoli kepada Perusahaan Rusia-Amerika yang disponsori negara dan untuk mendirikan Gereja Ortodoks Rusia. Sumber pendapatan koloni berasal dari perdagangan bulu, tetapi pada pertengahan abad ke-19, perburuan yang berlebihan dan kesulitan distribusi logistik menyebabkan penurunan produksi. Karena sebagian besar pemukim meninggalkan Alaska pada tahun 1860-an, Rusia menjual koloninya ke Amerika Serikat pada tahun 1867 dengan harga $7,2 juta ($129 juta saat ini).

Penemuan Alaska oleh Rusia

Pada tahun 1648, Semyon Dezhnev berlayar dari muara Sungai Kolyma melewati Samudra Arktik dan mengitari ujung timur Asia menuju Sungai Anadyr. Salah satu kisah menyatakan bahwa beberapa perahunya keluar jalur dan tiba di Alaska. Namun, tidak ada bukti yang kuat atas klaim ini. Penemuan Dezhnev juga tidak pernah dilaporkan ke pemerintah Rusia, hingga menciptakan pertanyaan apakah Siberia dahulunya terhubung dengan Amerika Utara atau tidak.[1]

Pada tahun 1725, Kaisar Peter yang Agung mengutus ekspedisi lain. Ekspedisi tersebut berangkat dari pelabuhan Petropavlovsk di Semenanjung Kamchatka pada Juni 1741 dengan tujuan ke arah timur.[2]

Pada 15 Juli, Alexei Chirikov (kapten kapal ekspedisi) melihat daratan di sisi barat Pulau Pangeran Wales di tenggara Alaska.[3] Dia mengirimkan sekelompok orang untuk ke darat, menjadikan mereka orang Eropa pertama yang mendarat di pantai barat laut Amerika Utara.

Pada sekitar 16 Juli, Vitus Bering (kapten kapal ekspedisi lainnya) dan kru Sv. Petr melihat Gunung Saint Elias di daratan Alaska; mereka berbelok ke barat menuju Rusia setelah itu. Sementara itu, Chirikov di Sv. Pavel kembali ke Rusia pada bulan Oktober.

Pada bulan November, kapal Vitus Bering karam di Pulau Bering. Di sana Bering jatuh sakit dan meinggal. Angin kencang menerjang kapal Sv. Petr hingga hancur. Kru yang terdampar pada musim dingin itu kemudian membangun perahu dari bekas kapal dan berlayar ke Rusia pada Agustus 1742. Awak kapal tersebut tiba di pantai Kamchatka pada tahun 1742, membawa kabar tentang bulu berang-berang laut yang mereka bawa sehingga memicu pembangunan koloni Rusia di Alaska.

Referensi

  1. ↑ Robert Bruce Campbell (2007). In Darkest Alaska: Travels and Empire Along the Inside Passage. hlm. 1. ISBN 978-0812240214.
  2. ↑ Lydia Black, Russians in Alaska, 1732–1867 (2004).
  3. ↑ "Russia's Great Voyages". Diarsipkan dari asli tanggal 2003-04-13. Diakses tanggal 23 September 2005.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan