Senin, 26 Oktober 2026
12:36 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung
Rumput buatan

Rumput buatan

Bagikan:
250px-Kunstgress.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Keadaan rumput buatan.

Rumput buatan adalah permukaan yang terbuat dari serat sintetis yang tampak menyerupai rumput alami, Rumput jenis ini sering digunakan pada bidang olahraga yang umumnya mempergunakan rumput alami dalam pertandingan. Pemakaian rumput buatan sering dipilih sebagai alternatif karena pemeliharaan atau perawatan kualitas rumput alami yang dipengaruhi media tanah, cuaca atau musim. Meskipun demikian, rumput buatan memiliki kelemahan tertentu seperti pembersihan rutin, efek bahan kimia dari serat sintetis dan dampak terhadap lingkungan.

Beberapa cabang olahraga yang memakai rumput buatan adalah sepak bola,[1] rugby,[2] golf, tenis,[3] dan bisbol.

Referensi

  1. ↑ "Newscientist".
  2. ↑ USA Today.
  3. ↑ "ITFtennis". Diarsipkan dari asli tanggal 2019-05-02. Diakses tanggal 2015-12-12.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan