Sabtu, 24 Oktober 2026
21:55 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Rudolf von Laban

Rudolf von Laban

Bagikan:
250px-Labanotation1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Rudolf von Laban bersama contoh tanda-tanda Labanotation, sistem notasi gerak tari yang ia kembangkan untuk mencatat dan menganalisis gerakan manusia.

Rudolf von Laban (lahir, 15 Desember 1879 di Bratislava, Austria-Hungaria [sekarang di Slowakia] - meninggal, 1 Juli 1958 di Weybridge, Surrey, Inggris) adalah seorang penari, koreografer dan teoretisi dance/gerakan yang terkenal.[1][2] Laban juga merupakan pendiri Eropa Modern Dance, karyanya diperpanjang dengan mengolaborasikan dengan para penari terkenal seperti, Mary Wigman, Kurt Jooss dan Sigurd Leeder.[1] Melalui karyanya, Laban mengangkat status tari sebagai bentuk seni, dan eksplorasi ke dalam teori dan praktik tari.[1]

Awalnya Laban tertarik pada lukisan dan arsitektur, kemudian Laban mulai belajar tari di Paris.[2] Setelah itu Ia belajar koreografi balet dan mengarahkannya kepada beberapa festival seni, Laban juga mendirikan koreografi Institute di Zurich pada tahun 1915 dan kemudian mendirikan cabang di Italia, Prancis, dan Eropa Tengah.[2] Pada tahun 1928 ia menerbitkan Kinetographie Laban, metode praktis untuk merekam semua bentuk gerak manusia, sekarang dikenal sebagai Labanotation.[2] Pada tahun 1930 ia menjadi direktur Sekutu Negara Theatres of Berlin, pada saat itu Laban mempunyai banyak karya koreografer yang besar untuk paduan suara dan gerakan.[2] Teori Laban memiliki dampak yang besar di Eropa tengah.[1]

Rujukan

  1. 1 2 3 4 "Rudolf von Laban". Diakses tanggal 20 Juni 2014.
  2. 1 2 3 4 5 "Encyclopedia Britannica". Diakses tanggal 20 Juni 2014.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan