Senin, 05 Oktober 2026
05:43 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya
Rubén Xaus

Rubén Xaus

Bagikan:

Ruben Xaus lahir di Barcelona, Spanyol pada tanggal 18 Februari 1978. Ia sejak usia lima tahun berlatih Dirtbike atas dorongan sang Ayah. Sembilan tahun kemudian ia mulai turun dikejuaraan nasional road race 125 cc, serta merebut gelar Supermoto domestik. Pada tahun 1995 ia juara ketiga dalam kejuaraan Supersport Spanyol dan turun empat kali di GP 250 cc, termasuk balap Grandprix debut nya di GP 250cc, Inggris. Ia kemudian membalap dikejuaraan WSBK tahun 1998 dan ada diurutan ke 6 akhir musim dalam Kejuaraan Jerman sebelum berkarier singkat dalam kejuaraan dunia Supersport, di mana ia berhasil mencatatkan namanya dalam dua kemenangan. Spaniard ini kemudian meneruskan karier ke WSBK dan bergabung dalam tim pabrikan Ducati menjadi rekan satu tim Neil Hodgson. Ia berhasil merebut posisi runner up dunia WSBK di bawah Hodgson tahun 2003. Tahun 2004 ia pindah ke MotoGP dan bergabung ke tim Ducati d'Antin MotoGP. Ia berhasil meraih podium pertamanya di sirkuit Losail, GP Qatar 2004 dengan finis ketiga dan dinobatkan sebagai "rookie of the year". Pada musim 2004 ia berada diposisi sebelas dengan poin 77. Tahun 2005 ia membalap bersama tim Fortuna Yamaha dan turun ke peringkat enam belas dengan raihan poin 52.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Baca Selengkapnya di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan