Rabu, 04 November 2026
02:39 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Rolf Sievert

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks yang sudah ada. (Januari 2023) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)

Rolf Maximilian Sievert atau Rolf Sievert (Lahir 6 Mei 1896 - 3 Oktober 1966) adalah seorang fisikawan ahli medis asal Swedia yang berkontribusi dalam studi tentang efek biologis dari Radiasi Pengion.

Riwayat Hidup

Sievert lahir di Stockholm , Swedia . Dia menjabat sebagai kepala laboratorium fisika di Radiumhemmet Swedia dari 1924 hingga 1937, ketika dia menjadi kepala departemen fisika radiasi di Institut Karolinska . Dia memainkan peran perintis dalam pengukuran dosis radiasi terutama dalam penggunaannya dalam diagnosis dan pengobatan kanker . Pada tahun-tahun berikutnya, ia memfokuskan penelitiannya pada efek biologis dari paparan berulang terhadap radiasi dosis rendah.

Sievert menemukan sejumlah instrumen untuk mengukur dosis radiasi, yang saat ini paling banyak dikenal sebagai ruang Sievert.

Pada tahun 1979, di 'Conférence Générale des Poids et Mesures' yaitu Konferensi Umum tentang Bobot dan Ukuran (CGPM), satuan SI untuk pengion dosis radiasi setara dinamai menurut namanya dan diberi nama sievert (Sv).

Dia juga memiliki koleksi serangga yang luas dan spesimennya dapat ditemukan di Museum Entomologi Universitas Lund.

Referensi

https://link.springer.com/article/10.1007/s12194-015-0330-5

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan